Home / Kota Banda Aceh / Buka Manasik Haji, Wali Kota Minta JCH Jaga Kesehatan dan Disiplin

Buka Manasik Haji, Wali Kota Minta JCH Jaga Kesehatan dan Disiplin

Humas Aceh | 11 Feb 2019

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM meminta Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Banda Aceh menjaga kesehatan dan disiplin sejak mulai mengikuti kegiatan manasik.

Permintaan ini disampaikan Aminullah saat membuka manasik haji JCH Kota Banda Aceh, Minggu (10/2/2019) di Masjid Raya Baiturrahman.
Kata Wali Kota, selain mendapatkan ilmu tentang berhaji dari manasik, JCH juga perlu menjaga kondisi kesehatan. Menurutnya, melaksanakan ibadah haji dibutuhkan kondisi fisik yang prima agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik.
“Untuk mendapatkan kondisi fisik prima harus menjaga kesehatan. Bisa dilakukan dengan menjaga pola makan. Harus benar benar diperhatikan makanan, apalagi ini bulan Maulid dimana mana ada kuah belanga,” ujara Aminullah dengan nada gurau.
Kemudian, Wali Kota juga meminta para JCH mampu menjaga kedisplinan sejak mengikuti manasik. Disiplin dinilai sangat perlu agar bisa menjalankan semua rukun haji tepat waktu. “Saya pikir disiplin bisa dilatih dari sekarang mulai mengikuti manasik ini,” pinta Aminullah.
Selain itu, hal lain yang sangat penting adalah ilmu tentang berhaji karena akan menjadi bekal dalam melaksanakan haji nantinya. “Saya harap manasik ini diikuti dengan sungguh sungguh, karena ilmu pengetahuan modal utama dalam menjalankan ibadah haji. Semua itu bisa didapatkan pada manasik ini. Mungkin ada hal yang belum dipahami oleh para JCH, tanyakan saja kepada pemateri selama mengikuti manasik ini,” tambahnya.
Aminullah berharap, semua JCH nantinya dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna dan saat kembali dapat menjadi haji yang mabrur. Ketua panitia manasik, Ahsan Jass dalam laporannya mengatakan kegiatan manasik diikuti oleh 110 JCH asal Banda Aceh dan sekitarnya.
Dari 110 JCH, 60 diantaranya JCH perempuan dan 50 JCH laki laki. Kegiatan manasik akan digelar sebanyak 12 kali pertemuan. Penutupan manasik nantinya akan digelar di pendopo sesuai permintaan Wali Kota.
Sementera Ketua IPHI Kota, Abdullah Basyah ikut menyampaikan sambutan. Katanya, manasik digelar dengan menggunakan sejumlah metode, seperti tanya jawab dan diskusi diskusi kelompok. Kemudian juga nantinya akan dilakukan ujian untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan para JCH tentang tata cara melaksanakan ibadah haji.
“Harapannya akan menjadi JCH yang mandiri, ketika menjalankan ibadah haji tidak tergantung kepada orang lain,” harap Ketua IPHI Kota.
Ketua IPHI Provinsi Aceh, Bustami Usman yang ikut menyampaikan sambutan juga berharap para JCH memanfaatkan kegiatan manasik dengan sebaik mungkin untuk menjadi JCH yang mandiri.
Katanya IPHI selaku tempat berkumpulnya orang orang yang telah melaksanakan haji terus menerus melakukan hal hal kebaikan, termasuk melakukan bimbingan kepada para JCH.
“Setelah pulang berhaji kita tidak berhenti melakukan kebaikan dalam kehidupan ini untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Senada dengan Wali Kota, Bustami Usman juga meminta para JCH mengikuti  kegiatan ini dengan sungguh sungguh untuk menggali pengetahuan tentang tata cara melaksanakan ibadah haji yang baik dan benar.

Check Also

Festival Tari Ratoh Jaroe Audisi Semarang Akan Di Helat di Taman Indonesia Kaya

JAKARTA — Pemerintah Aceh melalui Sub Bidang Promosi dan Pameran, Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) …