Home / Bener Meriah / Bupati dan Wabup Bener Meriah Hadiri BKMT Kecamatan Bener  Kelipah

Bupati dan Wabup Bener Meriah Hadiri BKMT Kecamatan Bener  Kelipah

Humas Aceh | 28 Maret 2018

REDELONG : Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE dan Wakil Bupati Tgk. H. Sarkawi menghadiri pengajian akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) putaran pertama di Kampung Kampung Bintang Musara, Kecamatan Bener Kelipah, Senin ( 26-3-2018)

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda-forkopimda plus, para asisten, para kepala SKPK, para camat, penasehat BKMT  Kabupaten Bener Meriah, Ketua dan Wakil ketua, serta anggota TP-PKK Kabupaten, Ketua Dharma Wanita Bener Meriah, para pengurus organisasi wanita, unsur Forkompim Kecamatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, para alim ulama, para petua, serta rasutan ibu-ibu pengajian dalam Kecamatan Permata.

Bupati Ahmadi, SE dalam sambutanya menyampaikan, program  penempatan imam hafiz telah dilaksanakan diseluruh masjid-masjid kecamatan dalam Kabupaten Bener Meriah, “alhamdulillah laporan yang kami terima dari Dinas Syariat Islam yang selama ini melakukan evaluasi, para imam hafiz tersebut telah mendidik santriwan-santriwati terbanyak di Kabupaten ini.”terang Bupati.

Tidak hanya mendidik santriwan-santriwati kata Bupati Ahmadi, para imam-imam kampung dan aparat kampung juga telah mulai memanfaatkan imam hafiz dalam membetulkan bacaan al-qur’annya. Sebagai mana visi dan misi Kabupaten Bener Meriah kedepan.

Bupati Bener Meriah itu juga menyampaikan, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan memprogramkan pelatihan bagi para imam-imam kampung dalam rangka membetulkan bacaan al-qur’an nya.

Untuk program penghijauan di Kampung Nosar Baru, Bupati mengharapkan agar dapat didukung bersama-sama, “kami telah turun dan menanam pohon disana dalam program penghijauan di lahan seluar 100 kektar, tolong dijaga bersama, jangan nanti setelah ditanam, pohon-pohon tersebut dirusak dengan berbagai alasan. Kalau dari 20 ribu pohon tersebut tumbuh 50 persen saja, tahun depan kami telah berjanji akan membantu kelompok masyarakat yang menjaga hutan ini modal dalam rangka pengembangan, apakah pohon markisah, stroberi dan jenis tumbuhan lainnya, yang mana nantinya tanaman ini menjadi daya tarik wisata ketua berkunjung ke daerah pertanian kentang.”kata Ahmadi.

Diahir sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu mengingatkan, agar reje kampung agar berhati-hati dalam pengelolaan dana desa.

Check Also

Sekda Aceh: Optimalkan Manfaat Dana Desa Bagi Rakyat

SIMEULUE—Dana Desa harus dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat dan tidak diselewengkan. Penggunaan dana desa …