Home / Berita Terkini / Dua Truk Sumbangan Gubernur Aceh, Diberangkatkan ke Lhoksukon

Dua Truk Sumbangan Gubernur Aceh, Diberangkatkan ke Lhoksukon

Banda Aceh | 15-05-2015

Banda Aceh – Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah memerintahkan Drs Al-Hudri MM, selaku Kepala Dinas Sosial Aceh untuk segera mengirimkan bantuan kepada saudara sesama muslim Rohingya yang terdampar di perairan Aceh Utara.

Kondisi ratusan Muslim Rohingya yang terdiri dari para pria, kaum Ibu dan anak-anak tersebut terlihat memprihatinkan dengan kondisi tubuh yang sangat kurus. Saat ini mereka ditampung di GOR Lhoksukon, Aceh Utara, (Kamis, 14/5/2015).

“Sebagai sesamama muslim tentu kita harus saling tolong menolong dan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karenanya saya harap sumbangan ini segera diantarkan kepada saudara kita yang saat ini sedang membutuhkan,” ujar Gubernur kepada Kepala Dinas Sosial.

Bantuan dari Pemerintah Aceh yang hari ini diberangkatkan ke Aceh Utara adalah sebanyak 2 truk yang terdiri dari, Sembilan Bahan Pokok (Sembako), pakaian pria dan wanita, pampers, matras, jilbab, baju koko, kain panjang dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

“Berdasarkan perintah Gubernur Aceh, hari ini juga Dinas Sosial akan mengantarkan sumbangan inji untuk saudara-saudara kita dari etnis Rohingya yang saat ini ditampung di GOR Lhoksukon. Saya dan beberapa staf Dinsos akan mengawal dan ikut dalam konvoi pengiriman sumbangan ini ke Aceh Utara,” terang Kepala DInas Sosial Aceh.

Beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terlihat hadir dalam pelepasan pengiriman bantuan untuk para pengungsi rohingya tersebut, diantaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Said Rasul, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Prof Abubakar Karim dan Kepala Badan Pemberdayaan masyarakat.

Data dari Dinas Sosial, saat ini jumlah Muslim Rohingya yang ditampung di Gelanggang Olah Raga (GOR) Lhoksukon sebanyak 469 jiwa. Dimana 98 diantaranya adalah wanita dan 51 anak-anak. Beberapa dari mereka saat ini sedang menjalani perawatan karena kondisi tubuh yang lemah, setelah hampir dua bulan lamanya terombang-ambing dengan perahu yang kehabisan bahan bakar dilaut lepas dan tanpa bahan makanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga Muslim Rohingya tersbeut menumpang empat unit kapal kayu dan kehabisan bahan bakar. Mereka diperkirakan berlayar dari daerah Rakhine di Myanmar dengan tujuan Thailand dan Malaysia. Beberapa orang dari mereka juga dilaporkan tewas dalam perjalanan.

Sebagaimana diketahui, selama berpuluh tahun lamanya, etnis Rohingya yang mayoritas beragama Islam terusir dari tanahnya karena perlakuan diskriminatif dari pemerintahan negara Myanmar.

Check Also

Usai Gerakan BEREH, Sekda Aceh Ajak Perbaiki Pelayanan Publik

Aceh Tengah – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dr Taqwallah, M. Kes mengajak Aparatur Sipil Negara …