Home / Aceh Timur / Gubenur dukung Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional di Aceh Timur

Gubenur dukung Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional di Aceh Timur

Humas Aceh | 24 Agt 2016

BANDA ACEH: Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah mendukung program Pemerintah Pusat dalam memacu pembangunan infrastruktur dan ekonomi melalui pengembangan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional di Kabupaten Aceh Timur. 

 

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Syahrul Badruddin saat membacakan sambutan Gubernur Aceh pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Pengembangan Fasilitas Usaha, Pemasaran dan Kemitraan di Aula Bappeda Aceh, Selasa (23/8).

 

Rapat yang diadakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ((Kemenko PMK) itu dihadiri oleh Bupati Aceh Timur, Hasballah HM. Thaib berserta jajaran pejabat dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan pemateri dari Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan, Kemenko PMK serta perwakilan dari kementerian terkait. 

 

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh mengatakan penetapan sejumlah desa di Peureulak, Aceh Timur dan sekitarnya sebagai sebuah pusat pertumbuhan baru yang menjadi lokasi prioritas nasional program RPJMN 2015-2019 memerlukan dukungan yang terpadu baik itu dari Pemerintah Aceh dan kementerian terkait di Pemerintah Pusat. 

 

Program tersebut lanjut Gubernur merupakan penting dalam mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan dalam rangka mensukseskan Program Nawacita butir ketiga tentang pentingnya membangun Indonesia dari pinggiran dalam kerangka negara kesatuan.

 

“Program ini harus didukung oleh seluruh rakyat Aceh mengingat banyaknya potensi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir terutama di Aceh Timur, yang kesemuanya sangat membutuhkan sentuhan untuk penguatan sektor- sektor yang ada,” kata Gubernur. 

 

Dengan adanya program wilayah prioritas nasional ini, Gubernur berharap upaya identifikasi dan pemetaan sarana prasarana dapat dilakukan sebagai landasan untuk merumuskan konsep pengembangan fasilitas usaha, pemasaran dan kemitraan di wilayah tersebut.

 

“Semoga pada rakor ini muncul beberapa rekomendasi sebagai bahasan bagi Pemerintah Pusat dalam membangun dan mengembangkan kawasan pedesaan di Aceh dalam rangka mengatasi kesenjangan antar wilayah di Sumatera,” ujarnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada Kemenko PMK yang telah memberi perhatian lebih kepada penguatan desa-desa di Aceh serta upaya dalam menjadikan desa-desa tertinggal di Aceh menjadi desa berkembang.

 

“Saya berharap informasi, identifikasi dan pemetaan potensi desa di Aceh dapat dihasilkan melalui forum ini sebagai bahan pertimbangan dalam program pemberdayaan desa-desa di Aceh ke depan,” pungkas Gubernur dalam ucapannya yang dibacakan oleh Syahrul.

Check Also

[Video] Plt. Gubernur Aceh Resmikan Poliklinik Khusus Pasien Penyakit Menular

[Video] Plt. Gubernur Aceh Resmikan Poliklinik Khusus Pasien Penyakit Menular