Home / Berita Terkini / Gubernur Aceh Imbau Pemerintah Daerah Alokasikan Dana Mendukung PENAS Ke-15

Gubernur Aceh Imbau Pemerintah Daerah Alokasikan Dana Mendukung PENAS Ke-15

Humas Aceh | 27 Juli 2016

BANDA ACEH: Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XV yang akan berlansung pada 6-11 Mei 2017 di sejumlah daerah di Aceh, Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah menghimbau pemerintah kabupaten dan kota untuk mengalokasikan dana pendukung guna mensukseskan acara tingkat nasional tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Aceh, Dr. Muzakkar A. Gani saat membacakan sambutan Gubernur Aceh pada acara penutupan Pekan Daerah (PEDA) KTNA Aceh Tahun 2016 yang berpusat di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Selasa (26/7).

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kegiatan PEDA ini merupakan bagian dari persiapan dan komitmen kita dalam menjadi tuan rumah pada PENAS KTNA ke-15 pada 2017 nanti,” kata Dr. Muzakkar.

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh berharap semua pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat dapat bersama-sama mempersiapkan diri dan memfasilitasi acara yang terbesar dalam sejarah Aceh itu.

“Perlu saya ingatkan lagi, Aceh akan menjadi tuan rumah bagi sekitar 50.000 orang tamu dan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan juga dari ASEAN. Karena itu persiapan demi persiapan harus terus kita matangkan agar tidak ada kendala berarti yang kita hadapi menjelang dan saat berlangsungnya PENAS tahun depan,” kata Gubernur Aceh seperti yang dibacakan oleh Dr. Muzakkar.

Guna memastikan kegiatan itu dapat berjalan lancar, Gubernur Aceh meminta panitia PENAS KTNA dan jajaran pihak terkait lainnya, agar segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PEDA ini.

“Kita juga perlu belajar dari pengalaman saat Aceh menjadi tuan rumah pada pelaksanaan PIN Desa dan Gelar TTG Nasional Oktober tahun lalu, di mana peserta yang hadir cukup membludak sehingga panitia harus bekerja ekstra keras dalam memberikan pelayanan. Kita berharap hal yang sama bisa kita antisipasi saat PENAS nanti,” imbuhnya.

Evalusi, koordinasi dan persiapan menurut Gubernur Aceh adalah kunci yang harus dilaksanakan dengan baik agar PENAS nanti tidak hanya sukses, tapi memberi manfaat bagi masyarakat Aceh.

Produksi tani di Aceh meningkat

Dalam sambutan itu, Gubernur Aceh turut memaparkan keberhasilan para petani Aceh dalam meningkatkan hasil tani, salah satunya padi dimana pada Tahun 2015 hasil produksinya naik sekitar 510 ton menjadi sekitar 2,3 juta ton dibandingkan tahun 2014.

“Untuk Jagung, produksi kita pada Tahun 2015 mencapai 205 ribu ton, naik sekitar 2.807 ton dibandingkan tahun 2014. Sementara sektor perikanan tangkap tahun 2015 sekitar 155 ribu ton naik sebesar 5.432 ton dari tahun 2014,” ujar Gubernur.

Hal tersebut dibenarkan oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bapak Ir. Mukti Sarjono yang menyatakan bahwa Aceh menduduki rangking 4 Nasional setelah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatera Selatan sebagai daerah yang mampu meningkatkan produksi padi secara nasional melalui peningkatan produktifitas dan penambahan luas panen.

“Keberhasilan ini tentunya berkat kerja keras petani dari seluruh Kabupaten/Kota di Aceh, mudah-mudahan keberhasilan ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya

Terkait masalah-masalah yang masih menjadi perhatian dalam peningkatan produksi tani dan perikanan Aceh, Gubernur menyebutkan peningkatan SDM petani-nelayan untuk merubah perilaku, sikap dan keterampilan yang berkorelasi positif pada penerapan inovasi merupakan hal yang penting untuk segera diterapkan para petani dan nelayan.

“Jika kita memiliki semua hal tersebut, maka semakin mudah bagi kita untuk meraih keberhasilan yang lebih baik lagi, apalagi Aceh memiliki potensi sumber daya alam pertanian, perikanan dan kehutanan yang relatif besar untuk digali dan dikembangkan,” kata Gubernur.

Selain menghadiri dan membacakan kata sambutan Gubernur Aceh pada acara penutupan PEDA KTNA itu, Dr. Muzakkar juga turut memberikan hadiah kepada para pemenang aneka lomba yang diadakan selama acara itu berlansung, diantaranya Kontes Ternak dan Tani, Kontes Stan Pameran Terbaik, Lomba Tarik Tambang, Lomba Kesenian dan Lomba Tangkat Belut.

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten III, Bidang Administrasi Umum Setda Aceh, Syahrul Badruddin, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPLUH) Aceh, Lukman Yusuf serta beberapa kepala dan pejabat dari Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait.

Check Also

Pemerintah Aceh Kampanyekan Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik

Banda Aceh- Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, T Ahmad Dadek, mengatakan permasalahan …