Home / Aceh Barat / Gubernur: Aceh Masih Moratorium Tambang

Gubernur: Aceh Masih Moratorium Tambang

Humas Aceh | 7 Maret 2016

Meulaboh  – Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah meminta pemerintah kabupaten/kota untuk bersabar dalam mengelola sumber daya alam sektor pertambangan yang tersedia karena Aceh masih dalam posisi moratorium.

“Kita masih moratorium pertambangan emas, biji besi sampai satu waktu nanti akan kita buka kembali, tapi bukan menjual bahan mentah, tapi kita kelola di sini. Ini pemikiran saya bersama sama dalam hal ini kita lakukan,” katanya di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu.

Pernyataan tersebut disampaikan disela-sela menyampaikan kata sambutanya menghadiri perayaan besar Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh Pemkab Aceh Barat di Masjid Baitul Makmur Meulaboh yang dihadiri ribuan masyarakat.

Zaini menyampaikan, Aceh bukan hanya kaya akan sumber daya alam mineral dan batu bara (minerba), tapi juga berpotensi sebagai lumbung padi nasional dan posisi saat ini pertanian adalah fokus utama untuk peningkatan ekonomi rakyat.

Kata dia, hampir semua wilayah Aceh memiliki perkebunan cukup luas sehingga mayoritas masyarakatnya adalah petani kebun, kemudian sektor unggulan lain adalah perikanan tangkap yang belum tergarap maksimal.

“Kita wajib bersabar untuk itu, nanti daalm satu waktu kita akan mencoba mengelola kalau ingin mengambil hasil emas itu, maka kita ambil dengan cara betul dengan tidak merusak alam,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk kawasan Aceh Barat terdapat sektor unggulan pertambangan batubara, emas, biji besi dan perkebunan kelapa sawit dan karet, semua itu dapat dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan kesejahteraan rakkat dimasa depan.

Kata dia, daerah dijuli Bumi Teku Umar itu mampu meningkatkan produksi perikanan mencapai 7,8-8 ton pertahunnya, termasuk pengembangan perikanan budidaya yang dapat menjadikan nilai tambah pendapatan sehari-hari masyarakat.

Sebut dr Zaini, Aceh Barat yang dikenal memiliki batubara untuk jangka panjang akan terus diperjuangkan menjadi salah satu aset pendapatan daerah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Aceh akan terus mendatangkan investor dari luar untuk mengelolala sumber daya alam itu.

“Aceh Barat banyak potensi untuk dikembangkan, pertambangan batubara contohnya. Walaupun harganya saat ini turun tapi akan naik kembali, jangan takut pak bupati nanti kita sama memperjuangkan memasukan investor kemari,” katanya menambahkan.

sumber : ANTARA Aceh

Check Also

Ketua Dharma Wanita Setda Aceh Ikut Deklarasi Germas Simeulue

SIMEULUE—Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Aceh Safrida Yuliani, SE, Ak, M.Si memberikan dukungan penuh …