Home / Berita Terkini / Gubernur: Generasi Muda Penting Untuk Atasi Permasalahan di Indonesia.

Gubernur: Generasi Muda Penting Untuk Atasi Permasalahan di Indonesia.

Humas Aceh | 23 | 2016

Banda Aceh — Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah, menyebutkan peran generasi muda sangat penting untuk mengatasi berbagai permasalahan di Indonesia. Para generasi mudalah yang nantinya akan membawa bangsa ini tampil lebih baik.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kata.gubernur merupakan salah satu organisasi kepemudaan Islam yang banyak melahirkan pemimpin negeri. Karena ini, gubernur meminta agarĀ  seluruh anggota HMI bisa mengoptimalkan perannya baik di bidang politik, ekonomi, maupun sosial guna mengarahkan pembangunan dan demokrasi di Aceh ini dapat bergerak ke arah yang lebih baik lagi.

“Idealisme pemuda khususnya anggota HMI perlu kita dorong agar fokus pada tataran mencari solusi terhadap permasalahan bangsa, sehingga pemuda lebih berperan dalam mengatasi berbagai persoalan di negeri ini,” kata gubernur dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Setda Aceh, Drs Zulkifli Hs MM saat membuka Musyawarah Daerah ke XII Badan Koordinasi (Badko) HMI Aceh, di Anjong Mon Mata, Jumat (22/07).

HMI, kata gubernur adalah salah satu motorĀ  pergerakan pemuda dan mahasiswa di Indonesia. Karenanya, gubernur meminta agar HMI bisa terus meningkatkan upaya bela bangsa dan bela negara sebagai perisai untuk melawan neo liberalisme, ataupun ancaman lain seperti terorisme, sekulerisme, dan disintegritas bangsa.

“Kita juga harus memperkuat kualitas akhlaq untuk membendung budaya dan kebiasaan negatif, sebagai landasan pembangunan masyarakat seutuhnya,” ujar gubernur Zaini.

Musda HMI kata gubernur merupakan momentum transformasi ideologi dan demokrasi dalam mempersiapkan kader intelektual. Para kader muda inilah yang akan membentuk perjuangan pemuda yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Musda ini juga perlu membahas garis kebijakan organisasi dalam perannya sebagai pembinaan generasi muda Islam.”

Gubernur mengajak agar anggota HMI untuk terlibat sebagai generasi muda Aceh yang idealis, konstruktif, kreatif, konseptual dan realistis, baik dalam ilmu pengetahuan maupun dalam karya nyata untuk kemajuan pembangunan.

Sementara itu, Zulfikar Lidan Ketua Presidium Korps Alumni HMI Aceh, menyebutkan Badko HMI merupakan salah satu poses regenerasi dalam organisasi Islam tersebut. Mereka adalah orang-orang yang nantinya akan menjadi pemimpin yang siap memegang estafet kepemimpinan di Aceh. “Artinya di masa depan, kita memiliki generasi yang memiliki pemikiran terbuka dan punya intelektual tinggi,” ujarnya.

Kepada peserta Musda, Zulfikar Lidan meminta agar memilih ketua yang memiliki kecerdasan, integritas dan komitmen sehingga Badko HMI Aceh diperhitungkan baik di tingkat provinsi hingga nasional. “Para calon harus berani melepaskan keinginan pribadi untuk kepentingan organisasi,” ujarnya.

Ketua Umum Badko HMI Aceh, Hidayat Al Mardy, menyebutkan Musda HMI merupakan proses pengkaderan dalam organisasi berbasis Islam tersebut. Dalam musda yang akan digelar di BLK Leubok hingga 24 Juli nanti, sebanyak 36 peserta dari 12 cabang HMI se-Aceh. (Humas-Aceh)

Check Also

Grup Marching Band Gita Bungong Melati SD Negeri 20 Kota Banda Aceh, Raih Juara Umum Di MOMBC II 2020

Banda Aceh – Grup Marching Band Gita Bungong Melati SD Negeri 20 Kota Banda Aceh, …