Home / LINTAS ACEH / Gubernur: Perkuat Ukhuwah dan Gapai Prestasi dengan Sportifitas

Gubernur: Perkuat Ukhuwah dan Gapai Prestasi dengan Sportifitas

Banda Aceh | 08/08/2014

Gubernur: Perkuat Ukhuwah dan Gapai Prestasi dengan Sportifitas

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah meminta para atlit dan peserta yang ikut Porseni XIV Kementerian Agama Aceh 2014 agar mengerahkan segala kemampuan terbaiknya demi prestasi yang terbaik. 

“Bertandinglah dengan sportif, kerahkan segala kemampuan untuk menggapai prestasi gemilang, tapi jangan lupa untuk memperkuat rasa kekeluargaan agar semua itu kian meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” kata Gubernur, dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Aceh Drs Dermawan MM, di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Jum’at (8/8/2014) pagi.

“Raihlah prestasi terbaik dengan tetap menjaga semangat kebersamaan, persaudaraan dan persatuan,” imbuhnya.

Pemerintahan Aceh, jelas Gubernur, sangat mendukung pelaksanaan Porseni ke-14 ini. Harapnya, lewat kegiatan ini, Kementerian Agama Aceh jeli memantau atlit dan pegiat seni Islam yang berpotensi untuk dilatih secara khusus.

“Mereka yang berpretasi tentu akan kita beri kesempatan untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi lagi, sehingga Porseni ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tapi tetap memberi ruang kepada para atlit dan pegiat seninya untuk mengadu ketrampilan di ajang yang lebih bergengsi,” tambahnya.

Kobarkan Semangat Kebersamaan di Kota Juang

Gubernur Zaini Abdullah mengungkapkan, Bireuen merupakan salah satu kota unik yang berjasa besar bagi perjuangan Indonesia. Ketika Yogyakarta ke tangan penjajah, Bireuen pernah menjadi ibukota RI selama seminggu. Meuligoe Bupati Bireuen, sambungnya, menjadi saksi sebagai tempat pengasingan Presiden Soekarno, di mana ia mengendalikan pemerintahan Indonesia dari gedung itu. “Itu sebabnya Bireuen bisa dikatakan sebagai sebuah Kota Juang.  Semangat juang inilah yang saya harapkan menular ke seluruh perserta Porseni ini,” jelas Gubernur.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Kemenag Bireuen, Drs Maiyusri, selaku Ketua Umum Panitia Porseni Aceh menjelaskan, Menteri Agama Lukmanul Hakim Saifuddin dan Sekda Aceh Dermawan, menginap di Pendopo Bupati Bireuen. Dikisahkannya, pada zaman revolusi agresi kedua Belanda 1948, pendopo Bupati Bireuen menjadi rumah kediaman sejaligus kantor Panglima Divisi X  Komendemen Sumatera Langkat dan Tanah Karo, Kolonel Hoessein Joesoef.

“Saat itu, Presiden Soekarno hijrah ke Bireuen yang realtif  lebih aman. kamar kediaman Panglima Hoessein Joesoef telah menjadi istana Negara RI,  dan mengendalikan Republik Indonesia di Bireuen dalam keadaan darurat. Di bekas kamar itulah Menteri Agama Lukmanul Hakim menginap tadi malam, “jelas Maiyusri.

Visit Bireuen Year pada 2018

Maiyusri mengatakan, pihaknya akan berusaha memberikan fasilitas yang terbaik sehingga berkesan bagi para tamu dari luar. Dia mengajak semua pihak untuk berperan aktif menyukseskan Bireuen sebagai tuan rumah Porseni Kemenag kali ini.  Terlebih dengan adanya program Pemkab Bireuen di bidang pariwisata yakni Visit Bireuen Year 2018.

”Event ini akan menjadi bagian dari Visit Bireueng Year 2018. Kita akan berikan kenyamanan kepada tamu sehingga mereka terkesan dengan keramahtamahan masyarakatnya. Pengaruh positif itu akan menjadi magnet dan energi untuk kesuksesan program pariwisata Bireuen,” ucapnya. []

Check Also

BKMT Mitra Pemerintah Dalam Persoalan Sosial dan Agama

Pidie – Ketua PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh Dyah Erti Idawati mengatakan masalah …