Home / Berita Terkini / Gubernur sambut kunjungan kedutaan Arab Saudi

Gubernur sambut kunjungan kedutaan Arab Saudi

Banda Aceh | 03/06/2015

BANDA ACEH: Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah menerima kunjungan kerja Dirjen Urusan Keagamaan Angkatan Bersenjata Kerajaan Arab Saudi, Mayjen Mohammed Abdurrrahman Alsadan, di Meuligo Aceh, Selasa (3/3) malam.

Turut mendampingi kunjungan tersebut, Kepala Kantor Dirjen Keagamaan Abdurrahman Saad A Alkhuraiji dan sekretaris Mr Saeed Oboud S Douman berserta pendamping Brigjen Osamh Alshuibi.

Gubernur Aceh dalam kunjungan silaturahmi itu mengucapakan selamat dan penghargaan yang luar biasa atas perhatian yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi kepada Aceh.

“Pemerintah Arab Saudi telah membuktikan perhatiannya kepada Aceh dengan mendirikan Ma’had Khadimul Haramain As-Syarifain,, yang merupakan cabang dari kampus induknya di Riyadh dan Jakarta. Kami mengucapkan terima kasih sudah memberikan fasilitas sekolah yang beroperasi sepenuhnya atas bantuan dari Arab Saudi, termasuk biaya hidup dan pendidikan untuk semua pelajarnya,” ujar Gubernur Aceh.

Selain itu menurut Gubernur, terdapat juga beberapa projek bantuan Arab Saudi seperti Orphan Center “Makkah Al-Mukarramah” di Lamnyong, Rumah Sakit  “Prince Nayef bin Abdul Aziz Syiah Kuala University Hospital”, Kompleks Perumahan Mireuk Lam Reudup, Kompleks Perumahan Siron, dan Asrama Mahasiswa Aceh Barat Daya (Abdya) di Desa Lamgapang, Ulee Kareng, Banda Aceh.

Gubernur Aceh juga tidak lupa mengucapkan belasungkawa atas kepergian Alm. Raja Abdullah Abd Aziz yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, dan mengucapakan salam dari seluruh rakyat Aceh kepada Raja Salman Abd Aziz sebagai Raja di pemerintahan Arab Saudi saat ini.

Sementara itu Dirjen Urusan Keagamaan Angkatan Bersenjata Kerajaan Arab Saudi, Mayjen Mohammed Abdurrrahman Alsadan berkata beliau sangat kagum dengan keramah-tamahan rakyat dan karakter masyarakat yang islami di Aceh.

Menurutnya, Kerajaan Arab Saudi menaruh perhatian mendalam terhadap Negara-negara Islam yang sedang berkembang, khususnya di Indonesia dengan penduduk Islam mayoritas di dunia, dan Aceh merupakan sebuah propinsi yang berbeda karena menerapkan syariat Islam.

“Oleh karena itu, sebagai saudara seagama, Islam mengajarkan untuk saling membantu antara satu sama lain sebagaimana pesan Rasullah SAW “Orang-orang yang beriman itu ibarat satu tubuh. Jika satu bagian sakit, yang lain ikut merasakan sakit.”

“Kunjungan pihak Arab Saudi ini juga untuk memastikan lansung bahwa bantuan Arab Saudi bermanfaat bagi masyarakat Aceh, seperti program pembelajaran bahasa Arab dengan guru-guru yang didatangkan lansung dari Arab Saudi dan bantuan perorangan baik itu untuk mesjid-mesjid dan lain lain,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kunjungan silaturrahmi tersebut Asisten II Sekda Aceh Bidang Keistimewaan, Pembangunan dan Ekonomi, Azhari SE, Kepala Dinas Syariat Islam, Prof Syahrizal Abbas, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Dr. Mahyuzar, Kepala Biro Isra, Ilyas Nyak Tui, dan Staf Ahli untuk wilayah Timur Tengah, Tgk. Fauzan.

Check Also

( Video ) Dyah : Ada 700 lebih objek wisata aceh