Home / Berita Terkini / Gubernur Tinjau Revitalisasi Lapangan Golf Lhoknga

Gubernur Tinjau Revitalisasi Lapangan Golf Lhoknga

Banda Aceh, 15/02/2015 | Humas Aceh

Banda Aceh [ Humas Aceh ] – Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah bersama sejumlah kepala SKPA meninjau progres revitalisasi lapangan golf di Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (14/2).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menegaskan Pemerintah Aceh mendukung penuh proyek pembenahan lapangan Golf Tsunami Memorial itu. Gubernur berharap keberadaan lapangan itu dapat meningkatkan ekonomi pariwisata dan olahraga golf Aceh.

Keberadaan lapangan golf di Lhoknga ini diharapkan dapat memberikan lapangan pekerjaan baru kepada penduduk setempat dan menjadikan Aceh sebagai salah satu destinasi olahraga golf terbaik di Indonesia, kata Gubernur.

Gubernur menargetkan pembangunan lapangan golf 18 holes milik Pemerintah Aceh ini minimal dapat membuka 200 lapangan pekerjaan baru kepada masyarakat Aceh sekaligus meningkatkan pendapatan asli Aceh.

Sementara itu, Sekretaris Umum Persatuan Golf Indonesia Pengprov Aceh Hazwan Amin mengatakan lokasi pembangunan lapangan golf di Lhoknga sangat unik. Selain keindahan alamnya, lokasinya juga strategis. Menurutnya, tidak banyak lapangan golf di dunia ini yang memiliki keistimewaan seperti di Lhoknga.

Keindahan lapangan golf lhoknga dapat menarik perhatian pemain golf bukan hanya dari Indonesia, tapi dari pemain golf luar negeri. Ini karena lokasinya yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan pemandangan pergunungan yang indah di baliknya, kata Hazwan Amin.

Menurutnya, dengan kondisi keamanan di Aceh yang sudah kondusif akan mendorong lebih banyak penggemar golf memilih Aceh. Bayangkan, kalau di Aceh wanita dapat pulang rumah dengan aman tengah malam, hal itu berbeda kalau di kota-kota besar seperti di Jakarta atau Medan, sambungnya.

Hazwan menargetkan dapat menarik minat 100 pemain golf asal Aceh yang setiap bulannya bermain ke Medan agar bermain golf di Lhoknga. Dalam perhitungannya, kalau setiap pemain menghabiskan minimal Rp5 juta berarti Aceh kehilangan sekitar Rp500 juta setiap bulannya. Bayangkan, itu baru dari segi golf saja. Aceh jelas rugi, lanjutnya.

Hal yang sama turut dibenarkan oleh konsultan pembangunan lapangan, Chandra.  “Keberadaan lapangan golf tersebut akan menguntungkan Aceh. Selain membuka lapangan kerja baru, juga akan menambah pemasukan untuk daerah, ujar konsultan yang berpengalaman dalam pembenahan beberapa lapangan golf di seluruh Indonesia.

Proses revitalisasi lapangan golf di tanah milik pemerintah ini sudah berlangsung beberapa tahun lalu oleh Walikota Banda Aceh, alm Mawardy Nurdin. Proyek yang dibangun menggunakan dana APBA itu dilengkapi dengan teknologi perawatan canggih dengan rumput yang didatangkan langsung dari Australia. Oleh Pemerintah Aceh, lapangan golf tersebut dipersiapkan untuk persiapan PON tahun 2020.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Aceh turut didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Mochamad Husein Hamidi, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Dr. Mahyuzar, Kepala Biro Umum T. Asnal, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Reza Pahlevi dan beberapa SKPA lainnya.

 

Check Also

Malam ini, Peringatan Maulid di Masjid Raya Hadirkan Syeikh dari Mesir

Banda Aceh – Pemerintah Aceh akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah di …