Home / LINTAS ACEH / Hari Disabilitas Internasional 2014 Diperingati di Takengon

Hari Disabilitas Internasional 2014 Diperingati di Takengon

Banda Aceh, 12/01/2014 | Humas Aceh

[ Humas Aceh ] – Kabupaten Aceh Tengah memperingati Hari Disabilitas Internasional‎ tahun 2014. Peringatan. Ditandai dengan kegiatan Senam Kesejahteraan Jasmani (SKJ) dan jalan santai dengan mengambil rute depan kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker)  Aceh Tengah, kemudian menuju simpang pinangan dan kembali ke halaman kantor

Kegiatan yang dikoordinir oleh LPP RRI Takengon bekerjasama dengan Dinsosnaker Aceh Tengah diikuti sebanyak 40 anak penyandang dishabilitas dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Kebayakan

‎”Peringatan hari disabilitas bermaksud untuk memberdayakan masyarakat, terutama kaum dishabilitas  yang merupakan salah satu visi RRI sebagai pembangun karakter bangsa,” ungkap Kepala Stasiun LPP RRI Takengon, Muslim, disela acara, minggu (30/11)

Menurutnya, peringatan dishabilitas dilaksanakan  serentak oleh RRI diseluruh Indonesia dan merupakan yang ke empat kalinya, sementara untuk LPP RRI Takengon acara tersebut adalah  yang pertama sekali dilaksanakan

Muslim menambahkan, acara tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat kaum disabilitas, karena mereka juga dapat berkreasi, berkiprah dan mengembangkan bakatnya seperti layaknya  masyarakat pada umumnya

“Salah satu makna yang dapat diambil adalah kita harus lebih bersyukur terhadap apa yang  telah ada dan lebih peduli terhadap sesama manusia sebagai ciptaan ALLAH SWT, sekaligus meningkatkan hak-hak  fundamental para penyandang disabilitas dan integrasi para penyandang disabilitas di dalam setiap aspek kehidupan, seperti  aspek social, politik, ekonomi dan status budaya masyarakat, Kata Muslim

Pada kesempatan itu kepala stasiun LPP RRI Takengon  tersebut juga memberikan semangat kepada para kaum penyandang disabilitas untuk dapat mengembangkan potensi diri sesuai dengan bakat masing-masing agar dapat berkiprah dan terlibat dalam pembangunan

Kepala Dinsosnaker Aceh Tengah, ‎Subhan Sahara mengatakan peringatan hari disabilitas menjadi momentum  meningkatan kesadaran berbagai pihak terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas sebagai warga negara menuju kepada kesetaraan, kesejahteraan  dengan masyarakat umum lainnya

Berkaitan dengan hal tersebut Dia sangat berharap kedepan adanya tindakan –tindakan seperti memberikan pelatihan  secara berkelanjutan kepada para penyandang disabilitas agar mereka dapat mandiri dan mengurangi ketergantungan kepada orang lain

“Secara berkelanjutan kita telah melaksanakan pelatihan kepada para penyadang disabiitas, dan pada tahun 2015 juga telah dianggarkan untuk peatihan yang disesuaikan dengan karakter fisik dan kebutuhan,” ujar Subhan. Ditambahkannya, jika pelatihan tersebut dilakukan secara berkelanjutan dan rutin  ia meyakini bahwa suatu saat mereka dapat hidup secara mandiri

Turut hadir dalam kegiatan itu  Anggota DPR Aceh Bardan Sahidi, yang turut mengingatkan bahwa memberdayakan disabilitas adalah keharusan bagi seluruh masyarakat.”Peran utama mendorong ini adalah pemerintah, banyak potensi dari disabilitas yang dimiliki manusia lain, maka upaya yang minimal bisa kita lakukan dengan memberdayakan mereka “ Jelas Bardan

Peserta jalan sehat  juga mendapatkan bingkisan dari sponsor berupa perlengkapan sekolah, peralatan mandi dan gelas air mineral.

Check Also

Positif Baru 96 Orang, Covid-19 Aceh Menjadi 674 Kasus

Banda Aceh—Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani …