Home / Aceh Besar / Ikut Zikir dan Doa dari UPTD Dinas Pertanian, Sekda Sapa Guru dan Murid SLB Se-Aceh
Sekda Aceh dr. Taqwallah, M.Kes, didampingi Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir. Cut Huzaimah, MP mengikuti Zikir dan Doa bersama memohon dijauhkan dari wabah dan bencana Covid-19 yang diikuti oleh seluruh ASN Pemerintah Aceh secara virtual di Kantor UPTD Mekanisasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Gampong Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Senin (6/12/2021).

Ikut Zikir dan Doa dari UPTD Dinas Pertanian, Sekda Sapa Guru dan Murid SLB Se-Aceh

BANDA ACEH–Zikir dan doa untuk keselamatan pandemi, yang digelar secara rutin oleh Pemerintah Aceh terus berlanjut.
Event yang dilaksanakan secara virtual setiap hari kerja itu, Senin (6/12) hari ini juga diikuti Sekda Aceh. Dan dipusatkan di
Kantor UPTD Mekanisasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, di Gampong Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Dalam kesempatan itu, Sekda menyapa secara virtual sejumlah guru dan murid dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Diantaranya adalah SLB Blang Jruen, SLB Negeri Simeulue, SLBN Semadam, SLB Terpadu Bireuen, SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen dan SLB Kota Langsa.

Sekda mengingatkan seluruh kepala sekolah dan guru SMA maupun SLB yang kewenangannya di bawah Pemerintah Aceh agar terus memaksimalkan capaian vaksinasi siswa. Ia berharap akhir tahun ini dapat memperoleh capaian yang signifikan.

“Jangan lupa mengevaluasi terhadap kinerja selama ini, agar upaya yang akan kita lakukan ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Sekda Aceh kepada seluruh warga sekolah.
Lebih lanjut, Sekda juga menyapa sejumlah Kepala SKPA, menanyakan progres donor darah ASN Pemerintah Aceh dan realisasi APBA 2021.
Ia berharap kedua hal tersebut dapat terus dipacu, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Khusus kepada para ASN yang bertugas di UPTD Mekanisasi Pertanian Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Taqwallah meminta mereka untuk menjaga dan merawat seluruh alat pertanian yang dimiliki di kantor tersebut. Ia mengingatkan, jika barang yang dibeli menggunakan uang negara itu harus diperhatikan aspek efisiensinya dan harus bisa memiliki manfaat secara berkelanjutan.

Seperti biasa, acara rutin tersebut juga diikuti secara virtual oleh ASN Pemerintah di seluruh SKPA beserta UPTD di kabupaten/kota, seluruh guru SMA di Aceh, dan seluruh pegawai BUMD seperti Bank Aceh dan PT PEMA. Setidaknya lebih dari 800 partisipan virtual yang ikut hari ini. Tiap partisipan diisi 5 sampai 10 peserta. [•]

Check Also

Ayu Marzuki: Semua Punya Peran Dalam Mencegah dan Melindungi Anak dari Kekerasan

SIGLI – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Ayu Marzuki mengungkapkan upaya pencegahan dan …