Home / Berita Terkini / Kemendibud Rintis Program Wajib PAUD Satu Tahun

Kemendibud Rintis Program Wajib PAUD Satu Tahun

Banda Aceh, 31-8-2015 | Humas Aceh

 Pekanbaru: Dalam rangka mendukung gerakan nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas sebagaimana dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 19 maret 2015 lalu, saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai merintis program wajib PAUD satu tahun sebelum memasuki SD di 70 kabupaten/kota seluruh Indonesia yang memiliki Angka Partisipasi Kasar (APK) diatas 90 persen.

Hal itu disampaikan Direktur Pembinaan PAUD Ditjen PAUD dan Dikmas, Kemendikbud RI, R Ella Yulerlawatir kepada Radio Republik Indonesia, saat menghadiri gebyar PAUD 2015 di Provinsi Riau dan dalam rangka hari ulang tahun Himpunan PAUD Indonesia (Himpaudi) ke 10, di halaman kantor Gubri, Minggu (30/8/2015).

Dikatakan pada tahun 2012 lalu APK PAUD rerata dunia meningkat 35 persen pada tahun 2000 menjadi 54 persen. Lalu pada tahun yang sama, APK PAUD Indonesia meroket dari 24 persen menjadi 63 persen dan 68,1 persen pada 2014.

“Jadi tahun 2015 ini, Kemendikbud menyediakan bantuan operasinal paud untuk 74.848 lembaga dan tahun depan akan ditingkatkan menjadi 158.700 lembaga melalui DAK,” jelasnya.

Dikaui, namun karena perangkat hukumnya belum siap maka Kemendikbud akan terlebih dahluu menyusun kelembagaan PAUD sesuai Permendikbud nomor 8 tahun 2014, Perpres nomor 60 tahun  2013 dan penerapan Iinpres nomor 5 tahun 2014 tentang gerakan nasional Anti Kejahatan Seksual Anak (AKSA).

“Jadi menjelaskan sebelum 2030 maka semua sarana dan prasara sudah siap dan tahun 2015 ini sebagai persiapan dengan mengutamakan akses sebab dalam pendidikan PAUD yang lebih diutamakan adalah kualitas bukan kuantitas,” urainya.

Dikatakan juga, Kemendikbud terus menekankan bahw setiap agenda yang mengutamakan anak usia dini adalah upaya untuk perwujudane esok hari yang lebih baik. Setiap acara yang memperdayakan para bunda adalah penting karena bunda merupakan pendidik pertama beserta para ayah yang menjadi pendidik utama bagi anak usia dini.

Sementara itu Plt Gubri Arsyadjulaindi Rahman mengatakan dalam meningkatkan kualitas PAUD di Riau, Pemerintah Provinsi Riau akan meningkatkan kualitas pendamping untuk memiliki kompetensi mendidik PAUD.

“Pemerintah Provinsi Riau melalu dinas pendidikan akan meningkatkan sarana dan prasana PAUD di Povinsi Riau agar kualitas bisa tercapai serta kelengkapan dan materi, karena APK di Riau sudah cukup tinggi,” katanya. (TS/AKS)/www.rri.co.id

Check Also

Tinjau Puskesmas Kluet Timur, Ini Kritik Sekda Aceh

Aceh Selatan – Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, meninjau beberapa fasilitas layanan kesehatan di Kecamatan Kluet …