Home / Informasi Lain / PENDIDIKAN / Lestarikan Rencong, BEM Unsyiah Menang Hibah Dikti 2014

Lestarikan Rencong, BEM Unsyiah Menang Hibah Dikti 2014

Banda Aceh | 08/05/2014

LOGO HUMASs

Banda Aceh [Humas Aceh] – Berawal dari kecintaan dan keterlibatan dalam melestarikan budaya rencong yang saat ini hampir hilang di Provinsi Aceh, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala berhasil memenangkan Program Hibah Bina Desa (PHBD) Dikti 2014. BEM Unsyiah bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh secara sukarela berupaya menjadikan sentra kerajinan rencong Aceh di Gampong Baet Lampuot, Kecamatan Sukamakmur Aceh Besar sebagai desa wisata berbasis kebudayaan. “Alhamdulillah, kami berhasil memenangkan PHBD 2014 setelah melalui berbagai seleksi mulai dari pra-proposal, full proposal dan presentasi konsep dan anggaran di Jakarta pada awal Juli,” ujar Ramadhan, Koordinator BEM Unsyiah untuk PHBD 2014 kepada ATJEHPOSTcom, Senin 4 Agustus 2014. Usulan Kegiatan PHBD yang berjudul “Kampung Rencong sebagai Upaya Pengembangan Destinasi Wisata Baru dan Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar” tersebut salah satu dari ribuan proposal yang masuk ke Dikti dari berbagai universitas di Indonesia. Secara nasional, tahun ini terseleksi 83 proposal yang didanai oleh Dikti yang mencapai 50 Juta rupiah per proposal. “Kami ingin mengoptimalkan potensi pembuatan rencong dan kreativitas masyarakat setempat dan menjadikan kawasan daerah wisata baru di Provinsi Aceh sehingga mampu meningkatkan ekonomi dan mengembangkan kebudayaan rencong yang hampir punah,” kata Ketua Departemen Sosial Masyarakat BEM Unsyiah 2014. PHBD merupakan salah satu program baru dari Dikti  yang paling prestisius dibandingkan program kemahasiswaan lainnya seperti PKM. Prestisius dinilai dari sisi cakupan  program (12 isu strategis nasional),  keluaran program, dan pendanaan. Program yang menuntut keterlibatan mahasiswa  untuk turut mengatasi persoalan/isu strategis nasional ini bahkan “bisa disejajarkan” dengan beberapa program hibah Dikti untuk para dosen. Keberhasilan Tim BEM Unsyiah yang beranggotakan mahasiswa Sosiologi, Komunikasi, Pendidikan Dokter, FKIP Biologi, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan ini juga berkat dosen pembimbing Khairulyadi, MHSc (Sekretaris Prodi Sosiologi FISIP Unsyiah) dan juga kerjasama yang sangat baik dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh.[] –

Sumber : http://atjehpost.com

Check Also

Pemerintah Aceh Peringati 9 Tahun Tsunami Tohoku Jepang

Banda Aceh – Sebagai daerah yang memiliki kesamaan terhadap kerentanan terhadap bencana gempa dan tsunami. …