Home / Berita Terkini / Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nikmati Tari Saman
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, menjamu makan malam Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (5/12), malam.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nikmati Tari Saman

Banda Aceh – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, disuguhi penampilan grup Tari Saman dan Ranup Lampuan di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (5/12), malam.

Gerakan memukau dua kelompok penari tersebut berhasil menyita perhatian Menteri I Gusti Ayu yang berkali-kali terlihat tersenyum dan memberikan tepuk tangan.

Menteri I Gusti Ayu diundang ke Pendopo Gubernur Aceh untuk makan malam setelah menjalani sejumlah agenda di Banda Aceh sepanjang hari. Di Pendopo, Menteri I Gusti Ayu didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, serta sejumlah istri pejabat lainnya.

Di antara agenda Menteri I Gusti Ayu datang ke Aceh adalah bertemu dengan pelaku usaha mikro dari kalangan ibu rumah tangga. Pertemuan itu dilakukan dalam “Bincang Bintang pada Peringatan Hari Ibu ke – 91Tahun 2019” di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (5/12) siang.

Dalam kegiatan yang dibuka Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, itu Menteri I Gusti Ayu diminta mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan Aceh. Langkah itu diyakini sangat bermanfaat dalam memperkuat ketahanan keluarga dan melahirkan generasi berkualitas.

“Untuk itulah kami berharap Ibu Menteri I Gusti Ayu berkenan memberi dukungan bagi langkah penguatan ini. Jika ada program berkaitan dengan pemberdayaan perempuan di tingkat nasional, kami mohon bisa dijalankan di daerah ini,” ujar Nova di hadapan Menteri I Gusti Ayu.

Nova berharap, dukungan akses modal bagi perempuan Aceh dalam berusaha juga dibuka lebar, termasuk meningkatkan dukungan akses modal dari PT Permodalan Nasional Madani, yaitu sebuah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa keuangan untuk Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera yang diperuntukan bagi perempuan.

Upaya itu diyakini akan melahirkan saudagar-saudagar dari kalangan perempuan yang bakal meningkatkan perekonomian Aceh dan mengurangi angka kemiskinan.

“Salah satu sektor yang sangat potensial diperkuat oleh kaum perempuan adalah sektor-sektor ekonomi, sebab umumnya kita tahu, perempuan sangat jeli dalam
berhitung, sangat cermat dalam berdagang dan lebih jitu dalam melihat peluang bisnis. Fakta juga menunjukkan, banyak sektor UMKM yang sukses di Aceh dikelola oleh kaum perempuan,” kata Nova. []

Check Also

Plt Gubernur Aceh Tidak Janjikan Sembako untuk Masyarakat Aceh di Malaysia

Banda Aceh— Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah. MT tidak pernah janjikan bantuan …