Home / Berita Terbaru / Pemerintah Aceh Kucurkan Rp 198 Miliar untuk Dana Pendidikan Siswa Yatim Piatu.

Pemerintah Aceh Kucurkan Rp 198 Miliar untuk Dana Pendidikan Siswa Yatim Piatu.

Banda Aceh, 22-6-2015 | Humas Aceh

Banda Aceh – Dalam pertemuan Komisi X dengan Pemerintah Aceh   Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Hasanuddin Darjo menjelaskan, khusus untuk Aceh, untuk tahun anggaran 2015 ini, Gubernur Aceh telah memberikan bantuan biaya pendidikan kepada 110,101 anak yatim dan yatim piatu.

“Untuk program tersebut Pemerintah Aceh telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 198 miliar. Ini adalah bantuan langsung yang diberikan oleh Gubernur Aceh selaku Kepala Pemerintahan Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh,” terang Darjo.

Kadisdik berharap, dengan anggaran yang diberikan tersebut dapat membantu para siswa untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian maka angka siswa putus sekolah menjadi semakin kecil, sehingga pendidikan Aceh akan semakin baik di masa yang akan datang.

Sementar itu, Darjo juga berharap agar Program Indonesia Pintar yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Pusat, dapat menjadikan anak Aceh lebih pintar. “Untuk sampai kepada cita-cita Indonesia pintar, Aceh harus pintar, anak Aceh harus pintar, guru Aceh juga harus pintar dan masyarakat Aceh juga harus pintar.”

Kadisdik berharap, program Indonesia Pintar akan memberi atensi khusus kepada anak-anak negeri ini yang kurang mampu agar diberikan dukungan pembiayaan oleh pemerintah pusat yang secara bertahap diberikan kepada anak-anak kita bukan semata mengurangi angka putus sekolah tetapi juga meningkatkan akses ke dunia pendidikan di seluruh Indonesia.

“Kitatentu saja berharap program ini memberikan jaminan kepada anak-anak kita, bahwa mereka mempunyai kemudahan untuk melanjutkan sekolah dengan fasilitas bantuan keuangan yang diberikan oleh pemerintah pusat,” ujar Darjo.

Sedangkan untuk bantuan dari Pemerintah Pusat kepada 205 ribu siswa Aceh, Darjo berharap pada tahun berikutnya akan ada penambahan jumlah dana dan jumlah siswa dari keluarga kurang mampu dan pra sejahtera yang mendapatkan bantuan pendidikan tersebut.

“Tahun ini kan masih tahap awal. Kita tentunya akan mendata kembali dan memberikan data pasti tentang jumlah riil siswa yang berhak mendapatkan bantuan ke Pemerintah Pusat. Kita tentu saja berharap tahun depan akan lebih banyak lagi siswa yang mendapatkan manfaat dari program Indonesia Pintar ini,” pungkas Kepala Dinas Pendidikan Aceh itu.

Rombongan Komisi X yang ikut dalam kunjungan kerja ke Aceh adalah, Teuku Riefky Harsya MT (Ketua Tim/Ketua Komisi X DPR RI/F PD), Drs Utut Adianto (Anggota/F PDIP), Ir Isma Yatun (Anggota/F PDIP), Drs Kahar Muzakir (Anggota/F PG), H Dito Ganinduto MBA (Anggota/F PG), Ir Jamal Mirdad (Anggota/F Gerindra), Ir Dwita Ria Gunadi (Anggota/F Gerindra).

Selanjutnya, Muslim SH MM (Anggota/F PD), Ir H Teguh Juwarno M Si (Anggota/F PAN), Hj Laila Istiana DS SE (Anggota/F PAN), Krisna Mukti (Anggota/F PKB), Dra Hj Lathifah Shohib (Anggota/F PKB), Dr KH Surahman Hidayat MA (Anggota/F PKS), dan Drs H Anwar Idris (Anggota/F PPP).

Sementara itu, dalam acara buka puasa bersama, tersebut Gubernur didampingi oleh Sekda Aceh, Drs Dermawan MM, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Hasanuddin Darjo, Kepala Biro Humas Setda Aceh, HM Ali Alfata serta sejumlah awak media.

Check Also

Banggar DPR-RI: Aceh Punya Potensi Ekonomi Besar untuk Dikembangkan

BANDA ACEH – Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhiddin Muhammad Said, memuji potensi ekonomi Aceh …