Home / Berita Terkini / Pemerintah Aceh Peringati Hut Korpri ke 46
Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Saidan Nafi, menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Halaman Kantor Gubernur Aceh Banda Aceh, Rabu, 29/11/2017.

Pemerintah Aceh Peringati Hut Korpri ke 46

Humas Aceh | 29 Nov 2017

Banda Aceh – Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Saidan Nafi, menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Korps Pegawai  Republik Indonesia (Korpri) di Halaman Kantor Gubernur Aceh Banda Aceh, Rabu, 29/11/2017.

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Saidan Nafi, menyerahkan Piagam Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Republik Indonesia masa bakti 30,20,10 Tahun pada peringatan HUT Korpri ke 46 di Halaman depan kantor Gubernur Aceh Banda Aceh, 29/11/2017.
dalam rangka memperingati Hut ke 46 Kopri tahun 2017.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Piagam Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Republik Indonesia masa bakti 30, 20 dan 10 Tahun kepada sejumlah pegawai.

Saat membaca arahan tertulis Presiden Joko Widodo, Saidan Nafi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, kepada negara dan kepada masyarakat.

“Peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas,” ujar Saidan Nafi membacakan arahan Presiden.Peringatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia.

Korpri juga diminta harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebinekaannya.

“Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila. Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” harap Presiden.

Dalam arahan tersebut, Presiden juga meminta pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa, dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Oleh karena itu, Presiden berharap peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri diminta untuk bisa menjadi penghubung antara masyarakat. Presiden juga menyebutkan, di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi.

Inovasi dan perkembangan teknologi global disebutkan tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Kita, aparatur sipil negara harus mampu mengejar ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi,” ujar Presiden.

Korpri juga diminta harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian.

“Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila,” katanya.

Setiap anggota Korpri juga diharapkan terus memperbaiki diri,  dan perkuat semangat debirokratisasi, serta tidak pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

 

 

Check Also

Tiga Kabupaten di Aceh Nihil Korban Covid-19

Banda Aceh—Korban infeksi virus corona, penyebab Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sudah terdapat di 20 kabupaten/kota …