Home / LINTAS ACEH / Pidie Jaya tekan angka kemiskinan lewat sektor pertanian

Pidie Jaya tekan angka kemiskinan lewat sektor pertanian

Banda Aceh |09/11/2014 |

LOGO-HUMASs1

PIDIE JAYA- Kabuptan Pidie Jaya yang menempati urutan kedua daerah termiskin di Aceh, mulai tahun ini perlahan akan ditekan oleh pemerintah setempat, salah satunya melalui sektor pertanian yang memang selama ini dikenal sebagai daerah lumbung pangan Aceh.

“Filosofi masyarakat kita untuk memperoleh kesejahteraan adalah harkat, ibadat, dan istirahat, dengan berpedoman pada tiga filosofi tersebut insya Allah angaka kemiskinan kita dapat kita tekan tiap tahunnya,” kata Bupati Pijay H. Aiyub Abbas pada pembukaan musyawarah turun sawah musim tanam rendengan tahun 2014/2015 Rabu (10/9).

Bupati Pijay itu mengharapkan tanam serentak musim tanam tahun ini yang dapat berjalan dengan baik dan para camat dapat mensosialisasi kepada petani

Kepala Badan Penyuluhan Ketahanan Pangan Pijay Ir. Mukhlis mengatakan, musim tanam rendengan tahun 2014/2015 yang akan ditanam di areal lahan seluas 8.764 ha dapat tercapai targat produksinya

“Dengan produktifitas 7,6 ton perhaktar dan produksi mencapai 59.006 ton dapat dicapai tahun ini,” kata Mukhlis.

Perwakilan petani yang hadir dalam musyawarah tersebut menyampaikan beberapa keluhan yang dihadapi petani selama ini misalnya persoalan saluran irigasi untuk mengairi kebutuhan air, selain itu petani juga meminta bantuan bantuan yang disalurkan pemerintah untuk dapat disalurkan tepat waktu.

Menanggapi keluhan petani Kabid Pengairan Dinas PU Pijay Nazaruddin mengatakan saat ini bendungan daerah irigasi Meureudu yang berada di Lhok Sandeng pengerjaannya sedang dipacu oleh kontrkator yang dananya berasal dari Otsus APBA pronvinsi.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Pijay Muzakir juga menyampaikan, untuk tahun ini bantuan benih dan pupuk tidak disediakan pemerintah setempat karena telah dihentikan oleh Kementrian Pertanian.

“Kita akan mengawasi dan memastikan benih padi tersedia di setiap pengecer, dan menjamin ketersediaan pupuk serta harganya dapat dijangkau oleh petani,” ungkap Muzakir. / www.ajnn.net

Check Also

Sekda Aceh: Optimalkan Manfaat Dana Desa Bagi Rakyat

SIMEULUE—Dana Desa harus dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat dan tidak diselewengkan. Penggunaan dana desa …