Home / Berita Terkini / Saat Pengurus BMKT Mengunjungi Pasien Anak di RS Zainoel Abidin

Saat Pengurus BMKT Mengunjungi Pasien Anak di RS Zainoel Abidin

Humas Aceh | 17 Mei 2019

Kehadiran rombongan ibu-ibu Majelis Taklim BMKT di Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh disambut haru keluarga pasien. Ada yang menangis, ada pula yang mengucap sukur. Pada mereka, keluarga pasien mengisahkan duka sembari meminta didoakan kesembuhan buah hatinya. 

Ketua BKMT Aceh, Dyah Erti Idawati membesuk pasien anak yang dirawat di RSUZA, Banda Aceh, 17 Mei 2019.

Nora Karmila berusia 2 tahun lebih empat bulan. Sudah lebih dari dua pekan ia terbaring lemah di bangsal kamar di ruang Arafah. Ruangan khusus merawat anak di Rumah Sakit Zainoel Abidin. Ibunya senantiasa berjaga, mengelus dada Nora yang bernafas berat. Awalnya, Nora yang asli Sigli mengalami demam. Beberapa saat dirawat di kampung halaman, ia terpaksa dirujuk ke rumah sakit pusat kota Banda Aceh. Tubuhnya kejang, kondisi kian melemah. Dari pemeriksaan dokter, kata ibunya, penyakit telah menggerogoti sarafnya.

Kini Nora dalam proses penyembuhan. “Dulu dia ceria. Semoga Allah kasih kesembuhan sehingga bisa seperti semula,” kata ibunya pada Ketua Badan Kontak Majelis Taklim Aceh, Dyah Erti Idawati. Ibu itu menangis haru. Dyah memeluknya, berharap Nora pulih seperti sedia kala.
Dyah Erti Idawati datang berkunjung bersama rombongan ibu-ibu majelis taklim, Jumat 17 Mei 2019. Di bulan Ramadan, mereka berbagi bersama pasien yang tengah dirawat di sana. Membawa santunan dan berbuka bersama. Kehadiran mereka, kata Dyah, setidaknya dapat memenuhi beberapa kebutuhan pasien khususnya dari kalangan masyarakat kurang mampu.
“Semoga celaan sembuh dan bisa berkumpul sama keluarga secepatnya,” kata Dyah saat membesuk di Ruang Arafah 1, ruang khusus rawatan anak. Selain Nora, ada 27 pasien lain yang juga dirawat di ruangan itu. Rata-rata pasien di sana menderita penyakit yang menyerang saraf dan penderita bocor ginjal.
Hanya satu keluarga yang menemani pasien. Selebihnya menunggu di Rumah Singgah yang disediakan pemerintah. Mereka bergantian berjaga pasien. 
 
Pemerintah Aceh, ujar Dyah, sudah beberapa kali melakukan kerjasama dengan pihak rumah sakit. Seperti melakukan pembangunan kebutuhan rumah sakit dan memberikan santunan tunai kepada pasien miskin.
“Tadi juga sudah mendapatkan beberapa calon yang akan diberikan bantuan ke depan,” kata istri Pelaksana Tugas Gubernur Aceh itu.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin, Azharuddin menyampaikan terimakasih kepada istri Plt Gubernur Aceh. Ia mengaku senang atas kedatangan para pengurus BKMT ke rumah sakit, baik untuk mengunjungi pasien di Rumah Singgah ataupun di ruang inap. Menurutnya, kedatangan Dyah bersama rombongan merupakan bukti memiliki rasa empati dan kepedulian yang besar terhadap pasien.
“Jadi mohon ibu untuk terus menerus mendukung kami. Mudah-mudahan ini jadi berkah, jangan dilihat seberapa banyak, tapi rasa kepedulian ibu itu yang kami apresiasi, ” ujar Azharuddin.
Selain itu, kata Azharuddin, saat ini pihaknya sedang melakukan berbagai upaya tindakan lanjut dari instruksi Plt Gubernur kepada pihak rumah sakit, yakni kebersihan.
Salah satu upaya yang akan dilakukan pihaknya adalah menerapkan gotong royong rumah sakit setiap hari Jumat. Program itu, akan diterapkan setelah lebaran Idul Fitri 2019.

Check Also

Ratoh Jaroe Raih Best Tradisional Art Performance pada Wonju Festival di Korea

SEOUL – Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal, S.STP, M.Si mengatakan Tarian Ratoh …