Home / Berita Terkini / Sekda Aceh Buka Rapat Koordinasi Penas KTNA 2017
Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan. MM. Memimpin rapat koordinasi panitia penyelenggara dan panitia pelaksana Penas KTNA XV 2017 di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh 8/3/2017. Penas KTNA akan berlangsung dari tanggal 6-11/05/2017 di stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.

Sekda Aceh Buka Rapat Koordinasi Penas KTNA 2017

Humas Aceh | 8 Maret 2017

Banda Aceh — Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan MM, membuka Rapat Koordinasi Panitia Penyelenggaraan Pusat dan Panitia Pelaksana Daerah Penas Petani-Nelayan XV 2017 Aceh, di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Rabu (08/03/2017).

Dalam sambutannya, Sekda Dermawan, menyebutkan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen sepenuhnya untuk menyukseskan gelaran Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan ke-15.

“Saya yakin bahwa kita semua di sini satu prinsip: Penas harus sukses,” kata Sekda Dermawan.

Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan. MM. Memimpin rapat koordinasi panitia penyelenggara dan panitia pelaksana Penas KTNA XV 2017 di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh 8/3/2017. Penas KTNA akan berlangsung dari tanggal 6-11/05/2017 di stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.

Sekda yang juga Ketua Pelaksana Penas di Provinsi Aceh, menyebutkan, Pemerintah Aceh sudah membuat komitmen dengan unit-unit hotel di Aceh dan juga penduduk di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, sebagai pihak penyedia penginapan bagi 35 ribu tamu yang bakal hadir di Aceh.

Untuk itu, Sekda berharap semua ketua kontingen dari semua provinsi di Indonesia bisa segera melaporkan jumlah peserta, sehingga pendataan untuk penyambutan tamu bisa segera difinalkan.

“Target kami, akan ada 50 orang yang akan hadir ke Aceh. Masyarakat Aceh siap menampung  tamu yang akan tiba di sini,” ujar Sekda Dermawan.

Dalam gelaran Penas KTNA ke-15 itu, para pejabat daerah dari seluruh Provinsi di Indonesia bakal hadir ke Aceh. Sekda Dermawan mengajak, agar para pejabat daerah tersbut nantinya bisa menikmati keramah-tamahan Aceh. Jika bisa memilih, kata Sekda, para pejabat itu nantinya bisa menginap di rumah warga, tanpa harus bermalam di penginapan atau hotel. “Ada nilai lain yang bisa kita petik saat kita bersama warga. Kalau (menginap) di hotel para pejabat pastinya sudah sering.”

Pemerintah bersama seluruh masyarakat Aceh, lanjut Sekda, akan berusaha seoptimal mungkin untuk menyambut dan memuliakan tamu selama di Aceh. Penas yang akan digelar 6 hingga 11 Mei 2017 akan membuktikan bahwa Aceh adalah daerah damai dan salah satu destinasi yang ramah dalam menjamu para tamu.

Sementara itu, Ketua Umum KTNA Pusat, Winarno Tohir, dalam rapat koordinasi yang dihadiri sekitar 500 panitia (terdiri dari Ketua KTNA dan pendamping dari seluruh Indonesia, Ketua KTNA Provinsi dan Kota se Aceh) dalam rangka membahas kesiapan dari gelaran nasional tersebut.

“Kita juga sekaligus menyusun panduan Penas. Lewat panduan itu nantinya seluruh ketua di tingkat kabupaten dan kota dapat memandu anggotanya selama Penas berlangsung di Aceh,” ujar Winarno Tohir.

Winarno berharap Penas Aceh bisa berlangsung semarak dan lancar.

Momon Rusmono, Sekretaris Badan PPSSMP selaku Plh. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, meminta agar panitia di tingkat pusat dan provinsi bisa melakukan koordinasi yang lebih intens. Gelaran yang tinggal 51 hari. Karena itu, kata Momon, semua seksi di tingkat provinsi dan pusat harus terus berkoordinasi sehingga segala kendala dapat segera diantisipasi.

Momon juga meminta, agar panitia lokal di Provinsi Aceh membuat  media center sebagai pusat informasi. Dengan demikian, segala bentuk informasi dapat diterima dengan cepat oleh semua panitia dan ketua kontingen.

“Pastikan juga semua dukungan akomodasi bisa lancar. Karena para pejabat negara dan duta besar aka hadir ke Aceh,” ujar Momon. (Humas-Aceh)

Check Also

Plt Gubernur Apresiasi Kerja Basarnas Banda Aceh

Banda Aceh– Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengapresiasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau …