Home / Berita Terkini / Tracking Kinerja Pemerintah Aceh

Tracking Kinerja Pemerintah Aceh

Banda Aceh – Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan launching Kawasan Industri Aceh (KiA) Ladong. Sebelum ke Ladong, Nova Iriansyah juga meresmikan gedung logistik Dinsos yang berlokasi di Labuy, Aceh Besar, Kamis (20/12).

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah juga sudah meresmikan gedung megah milik Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh yang baru selesai dibangun dengan anggaran Rp31 miliar lebih, Sabtu (15/12/2018).

Sebelumnya lagi, Plt Gubernur Aceh mendampingi Presiden RI Joko Widodo menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya kontruksi jalan tol Sigli – Banda Aceh, Jumat (13/12) di Blang Bintang.

Bersama dengan itu, Jokowi iuga diresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun – Lhokseumawe dan juga mesjid Tringgadeng, Pidie Jaya.

“Tangan Nova Iriansyah sepertinya dingin,” kata Fuad Hadi SH MA, Ketua Umum Serikat Muda Aceh Barat (SAMBA), Jumat (21/12).

“Tangan dingin dimaksudkan sebagai keberhasilan kerja berkat kemampuan mengkombinasikan komunikasi birokrasi, komunikasi politik, plus komunikasi publik,” sebut Fuad Hadi.

Diakui oleh Fuad Hadi, kasus OTT yang menimpa Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah, bisa jadi ikut berkontribusi bagi Pemerintah Aceh untuk fokus menjalankan kegiatan.

“Mafia anggaran yang selama ini disinyalir ada, juga tidak cukup berani menekan pemerintah karena khawatir Aceh dalam pantauan KPK,” katanya, sebagaimana tertulis dalam rilis yang diterima redaksi.

Kondisi itu diduganya ikut berkontribusi bagi kerja implementasi kegiatan pembangunan. “Semua merasa diawasi, dan mereka takut, dan jadilah fokus melaksanakan kegiatan,” kata Fuad Hadi.

Keadaan ini disebut menguntungkan Nova Iriansyah untuk sepenuhnya berkerja. Hasilnya, meski tidak terlalu riuh, Nova berhasil menggerakkan sejumlah kegiatan, bahkan beberapa kegiatan yang awalnya belum bisa berjalan, bisa digerakkan lagi.

Kemampuan Nova dalam mengkombinasikan komunikasi birokrasi, komunikasi politik dan komunikasi publik, disebut kentara terlihat pada disetujuinya RAPBA 2019.

“Meski ada koreksi, tapi tidak sampai koreksi itu menyandera Plt Gubernur Aceh, dan pihak DPRA pun tidak melihat ada ancaman dari politik anggaran eksekutif, ini poin pentingnya. Pada malam RAPBA 2019 disetujui, semua pihak terlihat akrab usai menjalankan tugas membahas RAPBA secara maraton,” kata Fuad lagi.

Di tangan Nova Iriansyah, semua proyek PSN di Aceh mulai bergerak lagi, minimal pihak-pihak terkait sudah memiliki tahapan kerja. “Jalan tol Sigli – Banda Aceh yang awalnya sempat diragukan telah di-groundbreaking oleh Jokowi,” sebutnya.

Begitu juga dengan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) yang kini sudah memiliki kerja untuk mengelola KIA Ladong setelah di-launching.

Plt Gubernur juga berhasil mengaktifkan Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) sehingga sudah berkantor sejak Agustus 2018.

“Ibaratnya, Nova berhasil membawa dari keadaan minus ke posisi nol guna menggerakkan ke angka plus yang ditargetkan,” sebut Fuad mengungkap hasil tracking lembaga SAMBA.

Lebih dari itu, usaha Nova Iriansyah mendorong pemerintah untuk bergerak ke tata kelola cerdas melalui penerapan teknologi dinilai juga akan berdampak bagi terwujudnya Smart Province.

“Revolusi tata kelola ini jika cepat diimplementasi oleh ASN Aceh akan bermanfaat bagi perwujudan tujuan besar pemerintah yaitu pelayanan publik berkualitas,” sebut Fuad dalam rilisnya.

Fuad menyarankan agar Nova Iriansyah berteguh di jalan revolusi senyap, meski ini berbeda dengan gaya Irwandi Yusuf, tapi terbukti mampu juga membawa perubahan, pelan, tidak gaduh, tapi hasilnya bisa ditelusuri.

“Saya berharap, di tahun 2019, Nova Iriansyah harus lebih berani lagi melakukan reformasi birokrasi, langkah pembenahan ASN kemarin, sudah bagus, dan ini modal besar untuk mewujudkan tata kelola Pemerintah Aceh yang lebih Islami, yang indikator utamanya adalah pelayanan yang memudahkan urusan orang lain agar Allah memudahkan urusan Pemerintah Aceh,” tutupnya.

Check Also

Tari Didong dan Rapai Pase Hentak Plaza Balai Kota Bogor

BOGOR — Tari Didong dan Rapai Pase menghentak Plaza Balai Kota Bogor, Jawa Barat, pada …