Home / Berita Terkini / Wabup : Bahasa Inggris Modal Untuk Membangun Abdya

Wabup : Bahasa Inggris Modal Untuk Membangun Abdya

Humas Aceh | 4 Feb 2016

Blangpidie  – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Erwanto, mengakui dirinya merasa bangga terhadap guru-guru bidang studi bahasa Inggris karena sangat teratur dalam diskusi, sehingga, menjadi modal utama dalam membangun daerahnya di masa depan.

”Saat saya berdialog dengan bahasa inggris, ternyata mereka rata-rata nyambung. bahasa inggris mereka lumayan teratur, baik saat mereka bertanya maupun saat mereka menjawab pertanyaan,” katanya di Blangpidie, Kamis

Wabup Erwanto merupakan lulusan S2 Den Haag negara belanda, yang mana, pada Rabu (27/1) kemarin, para guru-guru bidang studi bahasa Inggris di daerahnya mengelar acara pertemuan di aula sekolah terpadu, Padang Meurante, Susoh.

Dalam pertemuan silahturahmi tersebut, wakil bupati Abdya Erwanto berpidato dalam bahasa Inggris dengan tujuan untuk memberikan motivasi serta untuk mengetahui kemampuan para guru dalam mengunakan bahasa Inggris sehari-hari.

Erwanto mengatakan, berbahasa inggris merupakan modal utama dalam membangun daerah, oleh karena itu, pihaknya bersama dengan dinas pendidikan setempat berwacana untuk membuat terobosan baru di sekolah-sekolah.

Terobosan baru yang diwanakan tersebut,dimana para siswa-siswi tingkat SMP dan SMA sederajat diwajibkan berbicara dengan bahasa inggris sesama teman-temannya walaupun hanya dimulai dengan satu dua kata.

”Beberapa bulan lalu kita sudah deklarasikan gerakan gemar membaca. Sekarang kita buat program baru, yakni, wajib berbahasa inggris di sekolah-sekolah, paling tidak, saat masuk lokal, para pelajar wajib bertutur dengan bahasa inggris,” katanya

Untuk tercapainya program tersebut, katanya, pemkab Abdya terus berupaya memberikan dorongan terhadap kemajuan bidang pendidikan untuk lebih maju di masa akan datang, sehingga, berbahasa inggris dalam se hari-hari dapat menjadi budaya dalam kehidupan kita sehari-sehari.
”Program inilah yang akan kita terapakan di sekolah-sekolah. Jadi,  para guru-guru bidang studi bahasa inggris, harus mulai berbicara bahasa inggris sesama koleganya di sekolah. Setelah menjadi kebiasaan, tentu akan menjadi lebih mudah diikuti oleh anak-anak didiknya,” katanya
Acara pertemuan dan diskusi dengan mengunakan bahasa inggris tersebut, menjadi hal yang sangat menarik dikalangan para guru bidang studi bhasa inggris, apalagi, sejak kabupaten Abdya mekar, acara pertemuan semacam itu tidak belum pernah di gelar, sehingga, para guru-guru bahasa inggris yang bertugas di Abdya meminta acara tersebut di gelar secara rutin.

”Para guru-guru tersebut sanggat senang dengan adanya acara diskusi dalam bahasa inggris. Malah ada di antara mereka mengaku belum pernah seumur hidupnya ikut diskusi dengan mengunakan bahasa inggris. Jadi, mereka minta ke kita untuk buat pertemuan secara rutin,” demikian Erwanto.

sumber : www.aceh.antaranews.com

Check Also

Usai Gerakan BEREH, Sekda Aceh Ajak Perbaiki Pelayanan Publik

Aceh Tengah – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dr Taqwallah, M. Kes mengajak Aparatur Sipil Negara …