Home / Berita Terkini / Wagub Aceh H.Muzakir Manaf mengaku : Saya Juga kader HMI

Wagub Aceh H.Muzakir Manaf mengaku : Saya Juga kader HMI

Banda Aceh, 8-11-2015 | Humas Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, memberikan pengakuan dihadapan seluruh alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Aceh, bahwa dirinya sempat mendaftar dan menjadi anggota HMI. “Saya juga HMI. Saya masih ingat, tahun 1983-1984 saya pernah mendaftar sebagai anggota HMI. Namun, karena keadaan waktu itu saya harus meninggalkan bangku kuliah.”

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh saat membuka secara resmi, Musyawarah Wilayah ke-5 Keluarga Besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh. Fakta tersebut disampaikan oleh Mualem untuk memberikan penjelasan kepada Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Aceh, Prof DR Ahmad Humam Hamid.

Sebelumnya, dalam sambutan singkatnya, Humam Hamid menjelaskan tentang banyaknya alumni HMI, baik nasional maupun daerah yang saat menempati posisi strategis. “Bahkan, jika saja Pak Wakil Gubernur kita ini dahulu tidak DO (Drop Out-red), maka mungkin beliau pun akan mendaftar menjadi anggota HMI,” ujar Prof Humam.

HMI Organisasi dengan Pengkaderan Terbaik

Sebagaimana lazimnya sebuah organisasi yang stabil dan mapan, sistem pengkaderan selalu mendapat perhatian khusus karena pengkaderan adalah simbol pembinaan dan keberlanjutan organisasi.

Wagub menambahkan, tidak ada satupun organisasi yang kuat tanpa memiliki sistem pengkaderan yang baik. Dalam kesempatan tersebut, Wagub mengakui bahwa HMI adalah salah satu organisasi yang memiliki sistem pengkaderan terbaik di Indonesia.

“Dalam hal pengkaderan ini, tak bisa disangkal lagi bahwa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah salah satu yang terbaik. KAHMI adalah organisasi besar yang beranggotakan mantan aktivis yang kini banyak berkecimpung di berbagai bidang. ”

Organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1947 ini tetap mampu menunjukkan jati diri sebagai organisasi mahasiswa yang selalu diperhitungkan. Loyalitas anggota terhadap HMI juga tidak perlu diragukan. Kader HMI pun saat ini tersebar diberbagai bidang dalam pemerintahan, baik di Ach maupun di Indonesia.

“Setahu saya, hanya jabatan presiden RI yang belum diisi oleh alumni HMI. Selebihnya, mulai dari jabatan Wakil Presiden, Politisi, Menteri, Ketua Parpol, pengusaha dan sebagainya semua telah diduduki oleh alumni HMI,” ungkap Mualem.

Fakta tersebut menurut Wagub telah menegaskan bahwa KAHMI merupakan organisasi yang sangat diperhitungkan dalam berbagai aktivitas sosial dan politik di Indonesia.

wagub-HMI-1bMari Bersatu Membangun Aceh

Karenanya Wagub berharap Muswil KAHMI dapat berlangsung dengan lancar sehingga keberadaan KAHMI bisa lebih diperkuat di Aceh sehingga tercipta organisasi yang kuat dan tangguh, yang mampu mendorong terjadinya perubahan di Aceh.

“Keluarga besar KAHMI harus menjadi bagian penting dalam merubah kondisi yang ada di Aceh saat ini. Mudah-mudahan melalui Muswil ini, ide perubahan itu bisa kita perkuat untuk kemudian menjadi program dalam menjalankan organisasi ini ke depan.”

Mudah-mudahan, lanjut Wagub, usai Muswil KAHMI dapat membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Aceh dan keluarga besar KAHMI, sehingga bisa saling bekerjasama dengan Pemerintah Aceh guna mensukseskan pembangunan di Bumi Serambi Mekah ini.

“Usai dilantik sebagai Wakil Gubernur hingga saat ini, saya selalu meminta pendapat dari semua kalangan termasuk para kader HMI. Hal ini saya lakukan untuk menyatukan persepsi untuk membangun Aceh. Ingat, bersatu saja, belum tentu kita bisa membangun Aceh, apalagi bercerai berai,” tegas Wagub.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dr Reni Marlinawati, Majelis Nasional KAHMI, Koordinator Majelis Aceh, Ahmad Humam Hamid, perwakilan unsur Forkopimda Aceh, para Ketua dan pengurus KAHMI Pusat dan Aceh, Ketua KNPI Aceh, Ketua HMI Aceh dan Perwakilan organisasi masyarakat serta sejumlah awak media. (Ngah)

Check Also

[Video] Jelang Kedatangan Jokowi, Sekda Aceh Tinjau Tol Sibanceh

[Video] Jelang Kedatangan Jokowi, Sekda Aceh Tinjau Tol Sibanceh