Home / Berita Terkini / Wagub Aceh Janjikan Beasiswa untuk Santri Berprestasi

Wagub Aceh Janjikan Beasiswa untuk Santri Berprestasi

Humas Aceh | 19 Feb 2016

Aceh Utara – Wakil Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf menegaskan akan memberikan beasiswa kepada santri berprestasi. “Jika nanti dipercaya (terpilih) sebagai Gubernur Aceh, saya akan memberikan beasiswa bagi santri berprestasi,” ujar Muzakir Manaf saat menghadiri peringatan Maulid dan Haul Dayah Uswatun Hasanah yang ke 23 di Gampong Blang Nibong, Kecamatan Samudra Pase, Aceh Utara, Kamis, (18/2).

Sama halnya dengan gubernur Aceh saat ini, dr. Zaini Abdullah, Muzakir Manaf memang telah memastikan untuk menjadi salah satu bakal calon Gubernur Aceh periode 2017-2022. Di hadapan ratusan santri dan masyarakat, Mualem, sapaan akrabnya, menegaskan mekanisme pemberian beasiswa.

“Ini jangan timbul fitnah ya. Bukan semua santri, tapi santriwan/santriwati berprestasi, yang diseleksi sesuai prosedur yang ditetapkan,” ujar Mualem.

Muzakir Manaf juga menjanjikan jumlah honorer yang layak bagi para pengajar (Teungku dayah), yang dinilainya sangat minim saat ini.

Sejauh ini, kata Mualem Pemerintah Aceh telah berupaya membenahi berbagai prasarana infrastruktur bagi dayah-dayah di Aceh melalui Badan Dayah. “Kita juga melakukan peningkatan sumber daya manusia, sehingga nantinya putra-putri Aceh memiliki standard pendidikan yang layak untuk memebangun daerah masing-masing,” ujar Mualem. Selain fokus pada pendidikan umum, lanjut Mualem, pendidikan agama pun harus menjadi skala prioratas supaya keilmuan masyarakat antara ilmu agama dan ilmu umum berimbang.

“Pendidikan dayah (agama) di Aceh sangat penting. Insya Allah  ke depan akan lahir generasi emas dari dayah untuk memimpin Aceh,” ujar Mualem.

Muzakir Manaf menekankan, dalam pembangunan Aceh, ulama dan umara punya peran yang sangat penting. Keduanya diharapkan bisa bersinergi dalam memajukan Serambi Mekah. “Ulama dan umara harus bersatu untuk mewujudkan pembangunan Aceh yang sejahtera.”

Sementara itu, Pimpinan Dayah Uswatun Hasanah, Tgk. Cut Malem sangat berharap agar Pemerintah Aceh memperhatikan dayah-dayah yang ada di Aceh. Menurutnya, infrastuktur yang sudah ada belum memadai dan masih membutuhkan bantuan untuk pembangunan.

Keberadaan dayah di Aceh, kata Tengku Cut, sangat membantu pemerintah dalam menangkal aliran yang bertentangan dengan agama Islam. Apalagi, saat ini banyak pihak yang berusaha melakukan pendangkalan akidah yang akhir-akhir ini marak terjadi di seluruh Aceh.

Tengku Cut Malem juga tak lupa menyampaikan dukungannya dan mendoakan kepada Muzakir Manaf yang akan maju pada pilkada 2017. “Kami berharap dan berdoa agar Bapak Muzakir Manaf menjadi orang nomor satu Aceh,”  ujar Tengku Cut Malem.

Check Also

Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa untuk Aceh Meningkat 844 Miliar

Banda Aceh – Total belanja negara berupa Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa untuk …