Home / Berita Terkini / Wagub: Lima Faktor Penyokong Pembangunan Aceh

Wagub: Lima Faktor Penyokong Pembangunan Aceh

Humas Aceh | 29 Agt 2016

Bireuen – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, menyatakan, ada lima faktor penting yang akan menjadi kunci bagi keberhasilan pembangunan Aceh yang masa depan. Kelima faktor itu adalah pendidikan, perkebunan, perikanan, perdagangan dan Aparatur Sipil Negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur, dalam sambutan singkatnya saat menghadiri Haul IV Tgk Muhammad Yahya Ahmadi atau yang akrab disapa Abu Di Seulimuem, yang dipusatkan di Dayah Riyadhul Mubarak Al-Idrisiyah, Tanjongan Samalanga, Minggu (28/8/2016).

“Jika kelima faktor ini dapat kita maksimalkan, maka pembangunan Aceh akan berhasil di masa depan,” ujar pria yang akrab disapa Mualem itu.

Dalam kesempatan tersebut, Mualem juga menegaskan, bahwa di masa mendatang di di memfokuskan pembangunan Aceh untuk lima sektor tersebut.

“Di masa mendatang, APBA akan kita fokuskan untuk pembangunan, pembiayaan dan pemanfaatan pada sektor pendidikan, perikanan, perkebunan, perdagangan dan Aparatur Sipil Negara. Jika ini dapat kita laksanakan, maka yakinlah, kita akan mampu meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan yang secara bersamaan tentu saja akan mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan di daerah yang kita cintai ini,” kata Mualem.

Tegakkan Syari’at Islam

Dalam sambutannya, Wagub juga menekankan tentang pentingnya menegakkan Syari’at Islam secara menyeluruh di Aceh, karena hal tersebut merupakan amanah para pendahulu yang harus dilaksanakan dan dipertahankan.

“Aceh merupakan daerah pertama masuknya Islam di nusantara. Dari sini, Islam langsung menyebar ke seluruh penjuru nusantara, ke Malaysia, Brunei dan beberapa negara sahabat lainnya. Syari’at Islam yang sesuai dengan Ahlussunnah wal Jama’ah telah mengakar kuat di Aceh. Hal ini juga menjadi faktor kuatnya perlawanan terhadap para penjajah di daerah ini dengan semangat fi sabilillah,” tegas Mualem.

Sementara itu, Tu Busairi, selaku Pimpinan Dayah dan Ahlul Bait, dalam sambutan singkatnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan di Haul IV Abon Di Seulimuem. “Terima kasih kepada saudara sekalian atas kesediaannya untuk meluangkan waktu menghadiri Haul wafatnya orangtua kami ini.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Abu Kuta Krueng, Abu MUDI serta para guru, santri dan masyarakat di sekitar Dayah Riyadhul Mubarak Al-Idrisiyah, Samalanga.

Tinjau Proyek Pembangunan Tanggul Krueng Batee Iliek

Usai menghadiri Haul di Samalanga, Wagub beserta rombongan meninjau proyek pembangunan tanggul sungai Krueng Batee Iliek. Proyek sepanjang 650 meter itu dibangun dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh.

Untuk diketahui bersama, jika terjadi banjir besar, maka pemukiman masyarakat dan fasilitas sosial yanga ada di sekitar sungai Batee Iliek ikut tersapu banjir.

Bahkan tahun lalu, banjir besar sempat merusak sawah, perkebunan dan rumah warga. Sejumlah pesantren yang ada disepanjang bantaran sungai tersebut juga turut dibawa banjir, diantaranya Dayah Ummul Ayman, Dayah MUDI.

Check Also

Lulusan _Cumlaude_ Al-Azhar Ingin Mengabdi di Tanah Air

Mesir – Tengku Awwaluz Zikri, putra Aceh yang sukses menyelesaikan pendidikan sarjana, pascasarjana dan doktoral …