Home / Aceh Timur / Wagub Pamerkan Potensi Perikanan di Wilayah Timur Aceh ke Investor Jerman

Wagub Pamerkan Potensi Perikanan di Wilayah Timur Aceh ke Investor Jerman

Banda Aceh, 12/01/2014 | Humas Aceh

[ Humas Aceh ] Langsa – Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melanjutkan perjalanannya bersama tiga orang investor asal Jerman untuk memperlihatkan berbagai potensi pertanian dan kelautan yang bisa dikembangkan di Aceh.

Setelah beberapa hari sebelumnya membawa para investor ke Kota Sabang, untuk melihat lokasi pembangunan galangan kapal dan lokasi pembangunan pabrik ikan, serta ke Dataran tinggi Gayo, Wakil Guberenur Aceh, Muzakir Manaf juga mengajak calon investor tersebut ke wilayah timur Aceh, Minggu (30/11/2014).

Wagub didampingi Wali Kota Langsa mengajak Mubin Kubat, Enes Bajramovic dan Mensud Bisic untuk meninjau lokasi Pelabuhan Kuala Langsa serta menyempatkan diri untuk menyambangi Pusong Langsa.

Di pelabuhan Kuala Langsa, Wali Kota Langsa yang akrab disapa ‘Toke Su’um’ itu menjelaskan kepada Mubin Kubat Cs, bahwa Kuala Langsa adalah akses Aceh menuju ke beberapa negara sahabat.

“Kuala Langsa adalah akses Aceh menuju Selat malaka, India, Penang dan beberapa negara sahabat lainnya,” terang Toke Su’um.

Selanjutnya, Toke Su’um mengajak Wagub dan para investor untuk melihat-lihat keadaan di Pusong Langsa, dengan menumpang Kapal Patroli milik Airud Kota Langsa. Berada sekitar 30 menit di perkampungan nelayan berpenduduk 3000 jiwa itu, rombongan pun kembali ke Langsa.

Rombongan selanjutnya diajak oleh Wali Kota untuk melihat-lihat keindahan Hutan Bakau yang berada di sekitar Kuala Langsa dengan memanfaatkan jalur interpretasi yang berada didalam kawasan Hutan Bakau.

Santuni Korban Kebakaran Tamiang.

Usai melihat-lihat dan menikmati suasana sejuk di Hutan Bakau, Wagub dan rombongan melanjutkan perjalanan ke lokasi kebakran di Dususn Bandar Kampung Simpang Empat, Kecamatan Upak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tiba di lokasi pengungsian sementara, Wagub disambut oleh wakil Bupati Aceh Tamiang, Iskandar Zulkarnain bersama 14 orang Kepala Keluarga (KK) yang tempat usaha mereka telah hangus setelah dilalap si Jago Merah beberapa waktu lalu.

Dalam sambutan singkatnya setelah mendengarkan pemaparan tentang situasi dan perkembangan terakhir dari Wabup, Mualem menghimbau agar para korban tetap tabah dan bersabar dalam menghadapi musibah tersebut.

“Selalu ada sesuatu yang ingin disampaikan oleh ALLAH dalam sebuah musibah yang Ia kirimkan kepada kita mahkluk ciptaannya. Untuk itu, saya berharap agar para korban dapat terus tabah,” ujar Mualem.

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga menyerahkan bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta kepada masing-masing korban yang Rumah Toko (Ruko) tempat usahanya telah rata dengan tanah itu.

“Bersama ini saya serahkan bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta untuk masing-masing KK. Semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Mualem disambut tepuk tangan dari para korban dan masyarakat yang memadati lokasi pertemuan.

Usai mengunjungi dan memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Wagub dijamu makan siang oleh Wabup Aceh Tamiang. Usai makan siang Wagub langsung mengantarkan Mubin Kubat Cs ke Bandara Internasional Kuala Namu.

Kunjungi PPI Idi.

Sebelumnya, dalam perjalanan menuju Kota Langsa pada Sabtu (29/11) malam Wagub mengajak Mubin Kubat Cs ke Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Idi. Disini Wagub menjelaskan tentang jenis ikan dan tujuan pemasaran hasil tangkapan para nelayan Idi.

“Hasil tangkapan nelayan disini umumnya Tuna. Ikan-ikan ini biasa di kirim ke Kota Medan, bahkan sudah ada yang kita ekspor ke beberapa negara sahabat,” terang Muzakir Manaf.

Wagub juga menjelaskan tentang teknik penangkapan ikan para nelayan Idi yang masih menggunakan cara-cara tradisional.

“Di tengah laut sana, masyarakat biasanya telah menyiapkan rumpon yang berfungsi untuk membuat ikan tertarik berada dilokasi tersebut.”

Usai melihat-lihat potensi perikanan di PPI Kuala Idi, Wagub beserta rombongan pun melanjutkan perjalanan ke Kota Langsa untuk menghadiri jamuan makan malam yang telah disediakan oleh Wali Kota Langsa.

Check Also

Pesan Sekda: Widyaswara Harus Bekali ASN dengan Ilmu Aplikatif

Banda Aceh — Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, mengharapkan widyaswasra sebagai tenaga pendidik dan pelatih …