Home / Berita Terkini / Wagub Resmikan Pembangunan Masjid Aswaja Babul Huda

Wagub Resmikan Pembangunan Masjid Aswaja Babul Huda

Wakil Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf tiba menghadiri peletakan batu pertama Masjid Aswaja Babul Huda di Komplek Dayah Madynatuddiniyah Babul Huda, Gampong Pasie Kuala Asahan, Kecamatan Kluet Utara, Rabu 7 September 2016.

Humas Aceh | 8 Sep 2016

Aceh Selatan – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf menyatakan, bahwa pelaksanaan Syari’at Islam dalam aqidah Ahlussunah wal jama’ah adalah amanah dari Almarhum Wali Nanggroe Aceh Tgk Muhammad Hasan Di Tiro.

Hal tersebut disampaikan oleh pria yang akrab disapa Mualem itu, dalam sambutan singkatnya pada acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Komplek Dayah Madynatuddiniyah Babul Huda, yang berada di Gampong Pasie Kuala Asahan, Kecamatan Kluet Utara, Rabu (7/9/2016).

“Oleh karena itu, sejak awal saya sudah berkomitmen untuk berada pada barisan masyarakat Aceh yang memperjuangkan Ahlussunah wal jama’ah,” ujar pria yang telah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon Gubernur Aceh pada Pilkada 2017 mendatang.

Tiba di komplek Dayah, Wagub disambut langsung oleh ulama karismatik Aceh, Abu Mustafa Puteh Paloh Gadeng, Abon Armia Waled Marhaban, Sekretaris Daerah Aceh Selatan, pimpinan Dayah Madynatuddiniyah Babul Huda, Tgk Hamdani Abdullah serta sejumlah pengurus Dayah dan tokoh masyarakat Kluet Utara. Wagub dan rombongan juga disambut dengan atraksi silat.

Dalam kesempatan tersebut, setelah berembuk dengan pimpinan Dayah dan Sejumlah tokoh termasuk Abu Paloh Gadeng, Wagub juga menabalkan nama Masjid yang berada dalam komplek Dayah Babul Huda itu dengan Masjid Aswaja Babul Huda.

“Karena Masjid ini belum memiliki nama, maka kami telah bersepakat dengan Abu Paloh Gadeng dan pimpinan Dayah untuk menyematkan nama ‘Masjid Aswaja Babul Huda’. Kita tentu saja berharap pembangunan Masjid ini dapat selesai dengan segera, sehingga dapat menunjang pendidikan di Dayah ini, sehingga nantinya akan lahir ulama-ulama dayah yang handal dan dapat menjaga dan mensyiarkan Islam,” tambah Wagub.

Membangun Masjid Perbuatan Mulia

Sementara itu, Abu Paloh Gadeng, saat menyampaikan Tausyiah singkatnya menekankan, bahwa membangun Masjid adalah perbuatan mulia. Oleh karena itu, ulama karismatik Aceh itu menghimbau seluruh masyarakat untuk memberikan bantuan bagi pembangunan Masjid dimana pun berada. Setidaknya ada lima cara bagi masyarakat untuk membantu pembangunan Masjid.

“Bantulah semampu kita. Ada lima cara yang bisa kita lakukan untuk membantu pembangunan Masjid. Pertama bantu dengan harta, jika tidak mampu maka bantu dengan tenaga, jika mampu, maka bantu dengan fikiran atau ide, jika masih tidak mampu, maka bantu dengan do’a. Jika masih juga tidak mampu, maka bantulah dengan diam, yaitu tidak berkomentar hal-hal tidak benar dan tidak sesuai fakta yang dapat mengganggu proses pembangunan Masjid,” kata Abu Paloh Gadeng. (Ngah)

Check Also

Nova Iriansyah Apresiasi Tiga Pimpinan Muda DPR Aceh

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengapresiasi terpilihnya tiga anak muda sebagai …