Home / Kota Langsa / Walikota Langsa Resmikan Dayah Asasul Huda

Walikota Langsa Resmikan Dayah Asasul Huda

Humas Aceh | 6 Feb 2019

Langsa: Walikota Langsa Usman Abdullah, SE meresmikan Dayah Asasul Huda Gampong Seulalah Baro, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Rabu (6/2) Sebelum peresmian, terlebih dahulu dilakukan peusijuk (tepung tawar) oleh Abi Lhok Nibong Tgk. H. Muhammad Jafar, Walikota Langsa Usman Abdullah, SE dan ketua MAA Kota Langsa Zainal Abidin.

Peresmian dayah tersebut turut dihadiri oleh Sekda Kota Langsa H.Syarul Thaib,SH,M.AP, Abi Lhoknibong, Kapolsek Langsa Timur, Danramil Langsa Timur, sejumlah kepala OPD, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Langsa dan tamu undangan lainnya.

Pada saat yang bersamaan dilaksanakan peringatan maulid nabi Muhammad SAW 1440 H dengan penceramah Abi Lhoknibong Tgk. H. Muhammad Jafar. Panita pelaksana Hj. Rosmawati mengucapkan terima kasih kepada Walikota Langsa yang telah mendirikan dayah di gampong Seulalah Baro.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Abu Lhoknibong yang bersedia menjadi pengelola Dayah Asasul Huda. Rosmawati berharap dengan hadirnya dayah tersebut dapat menjadikan masyarakat di dua desa untuk terus menggali dan menimba ilmu keagamaan serta mempererat ukhwah islamiyah.

Sementara itu, Walikota Langsa Usman Abdullah,SE dalam sambutannya memberikan terima kasi kepada semua pihak yang telah mendukung berdirinya dayah ini. “Tanpa dukungan moril dan materil dayah ini tidak dapat didirikan,”ujarnya.

Walikota Usman Abdullah,SE menceritakan proses pendirian dayah diatas lahan seluas 3 rante.”Pertama sekali kita bebaskan lahan 3 rante, kemudian lahan yang masih semak dibersihkan dan ditimbun serta dibangun sarana dan prasarana dengan berbagai sumbangan dari berbagai pihak yang ada di Kota Langsa,”jelasnya.

Dikatakan Usman, harus ada perluasan dari dayah, tanah 3 rante  menjadi 6 rante sehingga kedepan dapat dilakukan pengembangan.

Usman menjelaskan, hidup didunia hanya sementara, bagi orang yang paham sebenarnya harta dibawa dalam ke alam kubur, namun jika harta tersebut diberikan untuk investasi akhirat, seperti membangun dayah dan sedekah jariyah lainnya.

Usman berharap dengan adanya dayah akan  melahirkan generasi ulama yang akan datang dan peduli terhadap perjuangan islam. “Kita berharap dayah ini akan terus berkembang, oleh karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak untuk keberlangsungan dayah ini,”ungkapnya.

Usman Abdullah juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dayah Asasul Huda Tgk. Al Hadi yang peduli untuk mengajarkan ilmu agama di Kota Langsa. “Bentuk kita berterima kasih adalah peduli kepada pengelola, jika ada bantuan sedekah maka dapat disalurkan, karena beliau (pimpinan dayah tgk. Al Hadi) bukan malaikat, perlu kebutuhan hidup,”pintanya.

“Langsa ini akan menjadi kota santri dan pusat kajian keislaman dengan adanya dayah di setiap desa,”tambahnya lagi

Check Also

Aceh Jadi World’s Best Halal Cultural Tourism Destination

JAKARTA–Aceh ditetapkan sebagai World’s Best Halal Cultural Tourism Destination melalui World Halal Tourism Award oleh …