Home / Kota Banda Aceh / Walikota Minta Turnamen Futsal Bank Aceh Jadi Event Tahunan, Ini Alasannya

Walikota Minta Turnamen Futsal Bank Aceh Jadi Event Tahunan, Ini Alasannya

Humas Aceh  | 12 Des 2017

Banda Aceh –  Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman SE Ak MM meminta turnamen Futsal Bank Aceh Cup yang diikuti para pelajar dari Banda Aceh dan Aceh Besar dapat digelar setiap tahunnya.

Permintaan ini disampaikan Aminullah saat membuka turnamen yang diikuti 32 Klub SAM/Sederajat, Rabu (13/12/2017) di lapangan Futsal Diaz, lampriet, Banda Aceh. Resminya turnamen ini dimulai ditandai dengan tendangan kehormatan oleh Walikota Banda Aceh.

Kata Bang Carlos-sapaan akrab Walikota, turnamen tersebut memiliki banyak dampak positif bagi para pelajar. Selain dapat mengasah skill bermain futsal, event ini juga dapat dijadikan sebagai ajang silaturrahmi sesama pelajar dari dua Kabupaten/Kota, yakni Banda Aceh dan Aceh Besar.

Walikota juga menilai, event ini akan melahirkan bakat-bakat muda futsal yang nantinya diharapkan dapat mengharumkan nama daerah di tingkat Nasional maupun Internasional. “Manfaat lain, ajang ini dapat menjauhkan generasi kita dari narkoba. Karena Saya yakin seorang atlet tidak ingin menghancurkan bakatnya dengan mengkonsumsi narkoba,” ujar Bang Carlos.

Karenanya, Walikota menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bank Aceh, UT dan Serambi Indonesia yang telah bekerja sama dan bekerja keras menggelar turnamen tersebut. “Saya sangat mengapresiasi turnamen ini digelar, Saya minta agar menjadi event tahunan,” pinta Walikota.

Kemudian Walikota juga meminta agar kedepan event ini digelar lebih besar, baik dari sisi jumlah peserta maupun jumlah hadiah.“Kalau perlu pesertanya dari seluruh Aceh. Pasti turnamennya akan lebih bergengsi dan berkualitas nantinya,” tambah Walikota. Sementara itu, Pimpinan Bank Aceh Syari’ah KPO, Fadhil Ilyas menyampaikan turnamen ini diikuti oleh 32 tim dari 32 SMA/SMK/MA di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Panitia menyediakn hadiah total sebesar Rp 18 juta plus piala tetap, dengan rincian, juara I akan mendapatkan uang pembinaan Rp 7 juta, Rp 5 juta untuk juara II, Rp 3 juta untuk juara II dan juara IV diberikan Rp 1,5 juta. Panitia juga menyediakan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 750 ribu untuk top skor dan pemain terbaik.

Check Also

PKK Aceh Gelar Konferensi Internasional Pendidikan Anak Usia Dini

Humas Aceh [3 Des 2018] Banda Aceh – Tim Penggerak PKK Aceh bekerjasama dengan Universitas …