Home / Berita Terkini / Masyarakat Padati Arena Pembukaan Festival Seudati di Pidie

Masyarakat Padati Arena Pembukaan Festival Seudati di Pidie

Sigli- Masyarat antusias menyambut Pembukaan Festival Seudati Aceh tahun 2019 di Pidie. Pengunjung tampak memadati lokasi acara di Pidie Convention Center, Kabupaten Pidie, Senin (21/10/2019) malam.

Festival yang rencananya digelar selama tiga hari ke depan itu dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin. Hadir juga Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati dan Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah T. M Daud beserta sejumlah pejabat di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Di penghujung acara sirene pembukaan ditekan oleh Kadisbudpar Aceh. Setelah itu, aksi tarian Seudati mulai ditampilkan di arena pembukaan. Kembali ribuan masyarakat memberikan tepuk tangan meriah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayan Aceh, Jamaluddin mengatakan, masuknya Islam ke Aceh dilakukan melalui berbagai cara, baik itu perdagangan, maupun seni budaya. Tari Seudati, kata Jamaluddin, merupakan salah satu media dakwah bidang seni yang digunakan ulama dulu untuk menyebarkan ajaran Islam.

“Penyebaran Islam melalui seni budaya di Aceh sangat kental, jadi tak heran seni budaya di Aceh sangat kental dengan nuansa Islam,” ujar Jamaluddin.

Tari Seudati, kata Jamaluddin, awalnya dikembangkan di pesisir Aceh oleh para ulama. Seiring berjalannya waktu, tarian tersebut pun menyebar ke seluruh pelosok Aceh bahkan ke seluruh nusantara dan dunia.

“Sayangnya dalam beberapa tahun terakhir ini kita jarang mendengar adanya lomba seudati, yang ada hanya tampilan pada acara tertentu saja,” kata Jamaluddin. Oleh sebab itulah, lanjut Jamaluddin, festival Seudati yang digelar Disbudpar Aceh itu selayaknya harus didukung bersama.

“Pemerintah Aceh juga berencana mendaftarkan tarian Seudati ke PBB untuk mendapatkan pengakuan Unesco. Dengan demikian dunia tak hanya kenal tari Saman sebagai warisan dunia, tapi juga mengenal tari lainnya seperti Seudati,” tutur Jamaluddin.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah, berterima kasih kepada pemerintah Aceh karena telah memilih kabupaten Pidie sebagai pusat pegelaran Festival Seudati Aceh tahun 2019.

“Kami juga memberikan penghargaan setinggi tingginya kepada pemerintah Aceh karna telah menujuk Pidie sebagai tuan rumah. Kami sangat siap menjadi tuan rumah dari even lainnya, baik itu kesenian, budaya, wisata, maupun agama,” tutur Wakil Bupati.

“Bahkan masyarakat Pidie sangat ramah dalam hal menerima tamu, apalagi menyambut acara seperti ini,” kata Fadhlullah.

Wabup mengatakan, Pidie memiliki berbagai macam warisan sejarah. Namun, seiring majunya teknologi dan kemajuan zaman warisan sejarah itu mulai terkikis di benak masyarakatnya.

“Melalui acara ini kita harapkan generasi muda sekarang dapat melestarikan warisan leluhur serta tidak mudah terhipnotis oleh budaya luar baik barat atau lainnya, apalagi Aceh adalah negeri yang menjunjung tinggi syariat Islam,” kata Wabup.

Untuk diketahui, setiap kabupaten/kota di seluruh Aceh mengirimkan timnya untuk mengikuti lomba tarian Seudati pada Festival Seudati Aceh tahun 2019.

Check Also

Aceh Raih 2 Penghargaan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional

Jakarta – Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Tamiang meraih penghargaan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional …