Home / Berita Terkini / Ummi Niazah Resmikan Galeri UPPKS Bungong Melati

Ummi Niazah Resmikan Galeri UPPKS Bungong Melati

Banda Aceh : 13-3-2015 | Humas AcehBanda Aceh – Ketua Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Aceh, Niazah A Hamid menghadiri dan membuka secara resmi Galeri Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Bungong Melati, yag berada di Jalan Suka Damai. Galeri UPPKS Bungong Melati yang menjual berbagai souvenir dan penganan khas Aceh ini, merupakan binaan dari BKKBN Aceh, (Kamis, 12/3/2014).

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009, tentang Perkembangan kependudukan dan Pembangunan Keluarga, bahwa Tujuan Pengendalian Penduduk dan Penyelenggaraan Keluarga Berencana diarahkan menuju Penduduk Tumbuh Seimbang 2015 dan mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

Pada Bab 47. Ayat 2, disebutkan, bahwa kebijakan pemerintah harus mendukung keluarga agar dapat melaksanakan fungsi keluarga secara optimal. Untuk itu, setidaknya ada tiga program yang dijalankan oleh BKKBN, yaitu Kependudukan (Bidang Dalduk), Keluarga Berencana  (Bidang KB KR) dan Pembangunan Keluarga (Bidang KS-PK).

Dalam sambutan singkatnya, first lady Aceh itu menjelaskan, setidaknya ada enam target penguatan dan pengembangan program pada bidang KS-PK, yaitu BKB (Bina keluarag Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), PIK Remaja/Mahasiswa (Pusat Informasi Konseling), BKL (Bina Keluarga Lansia), UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) dan PPKS (Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera).

“Sedangkan untuk pengembangan semua program tersebut, Aceh sudah memiliki Peraturan Gubenur Nomor 60 Tahun 2012, tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Pos Pelayanan Terpadu Aceh,” terang Ummi Niazah.

Untuk mengimplementasikan hal tersebut, lanjut Niazah, TP PKK dan BKKBN telah berkoordinasi dan melakukan beberapa rangkaian kegiatan bersama, diantaranya:

  1. Audiensi program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) bersama Ketua dan anggota Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh.
  2. Workshop Bidang KS Kabupaten/kota dengan Melibatkan seluruh Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten/Kota.
  3. Turut serta bersama Ketua dan Anggota Tim Penggerak PKK dalam Promosi Hasil Dagang UPPKS ditingkat Nasional pada acara Hari Keluarga yang dilaksanakan setiap tahun.
  4. Dan beberapa kegiatan lain yang sudah kita lakukan secara bersama-sama antara PKK dan BKKBN Provinsi Aceh.

Ummi Niazah menjelaskan, pembangunan keluarga sejahtera pada dasarnya adalah suatu upaya terpadu dan menyeluruh yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan keluarga untuk memberdayakan keluarga agar mempunyai kemampuan untuk mengangkat dan mensejahterakan keluarga dari keterbelakangan sosial ekonomi.

Untuk diketahui, dalam upaya pemberdayaan keluarga di bidang ekonomi, BKKBN telah melakukan upaya pembelajaran usaha ekonomi produktif kepada keluarga khususnya keluarga PRA S dan KS I dalam kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) bersama TP PKK dan UP2K.

“Berdasarkan data basis kelompok UPPKS, hingga saat ini jumlahnya telah mencapai 342 kelompok yang terdiri dari keluarga Pra Sejahtera dan KS-I. Dari Kelompok yang ada tersebut telah mendapatkan akses modal usaha dari berbagai sumber, baik APBN, APBD, Perbankan, BUMN, Swasta, lintas sektor, LSM, dan lain-lain.”

Disisi lain, Ummi Niazah berharap ada pihak yang bersedia menjadi mitra yang dapat memberikan pendampingan serta ‘bapak angkat’ guna meningkatkan kapasitas kelompok UPPKS dan UP2K, baik dari segi modal maupun pelatihan, hal ini penting  untuk mengatasi keterbatasan yang dimiliki kelompok UPPKS.

”Kita berharap, dengan adanya proses pendampingan akan membantu mengarahkan dan mendukung kelompok-kelompok usaha mikro atau usaha individu dalam merumuskan masalah, merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi usaha yang dilakukannya. Selain itu, juga membantu memfasilitasi sumber daya ekonomi baik dari peningkatan produksi, permodalan dan pemasaran bagi kelompok UPPKS.

Niazah menambahkan, maksud dan tujuan dari pembentukan Galery UPPKS Bungong Melati adalah untuk menjadi wadah atau pusat pemasaran bagi hasil-hasil produksi kelompok UPPKS dan UP2K yang ada di gampong-gampong diseluruh kabupaten/kota se-Aceh.

“Semoga Galery UPPKS ini dapat membangkitkan semangat ibu-ibu yang ada di kelompok dalam melakukan usahanya, dan mewujudkan mimpi meskipun menyulap sampah organik dan anorganik menjadi barang bernilai ekonomi,” pungkas Niazah A Hamid.

Kegiatan diakhiri dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Ummi Niazah didampingi Hj Syamsiarni, selaku Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta para pengurus UPPKS Aceh. Dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Drs M Natsir Ilyas M Hum menyerahkan cinderamata kepada Istri Gubernur Aceh itu. (Ngah)

Check Also

Plt Gubernur Aceh Targetkan Investasi Rp42 Triliun dari Uni Emirat Arab

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menargetkan dana investasi dari Uni Emirat …