Home / Aceh Besar / Gubernur Aceh Minta Menhan Bantu Bangun Jalan Jantho-Lamno

Gubernur Aceh Minta Menhan Bantu Bangun Jalan Jantho-Lamno

Humas Aceh | 19 Feb 2016

BANDA ACEH: Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah meminta dukungan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu untuk membantu penuntasan pembangunan jalan tembus lintas Jantho – Lamno yang belum selesai.

“Menhan dapat memberikan dukungan kepada kita bukan saja dalam hal keamanan, tapi juga pembangunan infrastruktur lainnya di Aceh,” kata Gubernur Zaini saat jamuan makan malam bersama menteri tersebut di Restoran Pendopo, Banda Aceh, Kamis (18/2).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sisa pembangunan ruas jalan Jantho-Lamno  tinggal 10km lagi yang menurut rencana akan dikerjakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zaini mengajak Menhan untuk bersama melihat lansung kondisi pembangunan ruas jalan tersebut yang ditargetkan rampung pada tahun ini.

Menanggapi hal tersebut, Menhan menyatakan siap akan membantu mempercepat proyek pembangunan jalan strategis nasional tersebut.

“Pengalaman saya berkerja di Aceh setelah tsunami mampu membangun 90 jembatan dalam waktu dua bulan, apalagi kalau permintaan Gubernur untuk membangun beberapa jembatan, pastinya mudah-mudahan segera terwujud,” ujar Ryamizard.

Kunci perdamaian

Dalam sambutannya saat jamuan makan malam tersebut, Gubernur Zaini turut melaporkan kondisi pembangunan Aceh pasca perdamaian dan situasi keamanan yang menurutnya saat ini berlangsung kondusif.

“Situasi keamanan yang kondusif ini terbukti dari kunjungan wisatawan yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren meningkat, seiring dengan turunnya angka kemiskinan dari waktu ke waktu,” katanya.

Pemerintah Aceh menurut Gubernur Zaini selama ini telah menempuh berbagai program pembangunan yang pro rakyat melalui Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk tetap aktif menjalankan dialog dan seminar tentang penanganan potensi konflik di Aceh.

“Hal yang terpenting saya harapkan adalah bagaimana rakyat Aceh dapat berkonsolidasi, bersatu padu dalam menjalankan roda pembangunan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Turut hadir dalam jamuan makan malam tersebut, Staf Ahli Menteri Pertahanan, Adnan Ganto, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Luczisman Rudy Polandi, Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’ aduddin Djamal, Kapolda Aceh, Irjen Pol Herman Effendi, Kajati Aceh, Raja Nafrizal serta sejumlah Kepala SKPA dan tamu undangan lainnya (humasaceh)

Check Also

Ketua Dharma Wanita Setda Aceh Ikut Deklarasi Germas Simeulue

SIMEULUE—Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Aceh Safrida Yuliani, SE, Ak, M.Si memberikan dukungan penuh …