Home / Berita Terbaru / Sekda Aceh Gelar Rapat dengan Dunia Usaha Dukung Tanggap Darurat Bencana ‎
Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, dan Kepala SKPA/Biro terkait, saat menggelar Rapat Koordinasi Tanggap Darurat dan Rehabilitasi/Rekonstruksi Bencana Hidrometeorologi dengan Badan Usaha, di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tahun 2026, Setda Aceh, Banda Aceh, Senin (12/1/2026).

Sekda Aceh Gelar Rapat dengan Dunia Usaha Dukung Tanggap Darurat Bencana ‎

Banda Aceh — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh menggelar rapat bersama puluhan badan usaha untuk memperkuat dukungan terhadap tanggap darurat serta rehabilitasi dan rekonstruksi bencana hidrometeorologi di Aceh, Senin (12/1). Rapat berlangsung di Posko Tanggap Darurat Pemerintah Aceh di Kantor Gubernur Aceh dan diikuti asisten Sekda serta sejumlah kepala SKPA terkait.


‎Sebanyak 95 badan usaha diundang dalam pertemuan tersebut, di antaranya PT Medco, PT Mifa, Pegadaian, dan perusahaan lainnya.

‎Dalam sambutannya, Sekda memaparkan kondisi terkini bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, termasuk tingkat kerusakan dan langkah penanganan yang telah dilakukan. Ia menyebutkan, bencana tersebut berdampak pada 18 kabupaten/kota, lebih dari 200 kecamatan, dan lebih dari 3.000 gampong di seluruh Aceh.

‎Untuk itu, Sekda mengajak dunia usaha berperan aktif dalam mendukung upaya penanggulangan, rehabilitasi, dan rekonstruksi, mulai dari pemulihan ekonomi masyarakat terdampak hingga pembangunan hunian bagi korban.

‎”Kami mengajak dunia usaha untuk bersama-sama pemerintah terlibat dalam proses tanggap darurat dan rehab rekon bencana hidrometeorologi ini,” kata Sekda.

‎Sekda juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi badan usaha yang telah memberikan bantuan sejak hari-hari awal terjadinya bencana. []

Check Also

Pemerintah Aceh Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga sosial, hingga dunia usaha untuk …