Home / Berita Terbaru / Dyah Erti: Usaha Kreatif harus Terus Berkreasi dan Berinovasi

Dyah Erti: Usaha Kreatif harus Terus Berkreasi dan Berinovasi

Humas Aceh | 22 Januari 2018
Aceh Besar – Wakil Ketua Dekranasda Aceh, DR Dyah Erti Idawati MT, mengimbau para penerima piagam penghargaan untuk menjadikan momen tersebut sebagai penyemangat untuk terus berkreasi dan berinovasi, sehingga produk kerajinan Aceh Besar dapat bersaing tidak hanya di tingkat lokal tetapi hingga tingkat nasional, bahkan global.

Hal tersebut disampaikan oleh alumnus Melbourne University itu, dalam sambutan singkatnya pada acara Rapat Kerja Daerah Dekranasda Aceh Besar dan Pameran Kerajinan tahun 2017, di kawasan wisata Pantai Penyu, Minggu (21/1/2018).

“Selamat kepada para penerima penghargaan, semoga hal ini akan memacu para pelaku usaha kreatif untuk terus memperkaya kreativitasnya serta terus berinovasi, sehingga apa yang kita produksi nantinya dapat bersaing di level nasional, bahkan internasional,” ujar Dyah Erti.

Untuk diketahui bersama, di tahun 2017, setidaknya ada tiga usaha kreatif kelompok masyarakat Gampong di Aeh Besar yang berhasil menjadi pemenang pada acara Rakerda Dekranasda dan Pameran Kerajinan se-Aceh tahun 2017 lalu.

Ketiga penerima penghargaan tersebut adalah BUMG Gampong Meunasah Bak U atas prestasinya yang telah berhasil menyabet Juara pertama pada Rakerda Dekranasda dan Pameran Kerajinan se-Aceh tahun 2017, untuk kategori produk inovatif. Produk kreatif yang dihasilkan oleh kelompok ini adalah kerajinan kayu bekas.

Selanjutnya, Gampong Kerajinan Bordir Gampong Reudep, Montasik yang telah berhasil menyabet prestasi sebagai Terbaik II, pada Rakerda Dekranasda dan Pameran Kerajinan se-Aceh tahun 2017. Terakhir adalah perajin makanan Teh Amla, yang berhasil meraih predikat sebagai Terbaik harapan II pada event yang sama.

Dalam kesempatan tersebut, Dyah Erti juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Lafarge Indonesia, yang telah bersedia menjadi Pembina atau Bapak Angkat bagi perajin kayu bekas di Gampong Meunasah Bak U.

“Terima Kasih kepada PT Lafarge Indonesia, yang selama ini telah banyak membina perajin-perajin kita sehingga mampu berdiri di atas kakinya sendiri. Hal ini terbukti dengan prestasi Perajin Gampong Meunasah Bak U tahun lalu. Kami berharap PT Lafarge akan terus menambah kelompok perajin binaannya di masa mendatang,” katta Dyah Erti.
Dalam sambutannya, Dyah juga mengungkapkan, bahwa pembinaan kelompok perajin dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan salah satu dari 15 program andalan Pemerintahan Irwandi-Nova dalam mewujudkan Aceh Hebat.

“Ini merupakan bagian dari program Aceh Kreatif yang aktif digalakkan olehh Pemerintah Aceh. nantinya, kesuksesan program Aceh kreatif akan berimbas pada terbukanya lapangan kerja baru, sehingga mampu menekan angka pengangguran dan angka kemiskinan Aceh. Sebagaimana kita ketahui, Pemerintah Aceh bertekad untuk menurunkan angka kemiskinan Aceh sebesar 1 persen pertahun,” ungkap Istri Wakil Gubernur Aceh itu.

Wakil Ketua Dekranasda Aceh itu menyambut baik pelaksanaan pameran kerajinan di luar ruangan. “Sangat berbeda dari biasanya. Harus sering dibuat acara seperti ini, karena akan sangat bermanfaat bagi promosi kawasan wisata Aceh, terutama Aceh Besar.”

Menurut Dyah Erti, Destinasi wisata Aceh yang sangat banyak dan tersebar merata di seluruh kabupaten/kota tentu membutuhkan promosi. Salah satu promosi paling murah menurut Dyah adalah dengan memposting poto kegiatan di media sosial. Oleh karena itu, Dosen Arsitektur Fakultas Teknik Unsyiah ini sangat menyambut baik kegiatan di lokasi wisata.
Sementara itu, perwakilan dari PT Lafarge Indonesia, Mr Gerald, dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa perusahaannya sangat berkomitmen untuk terus memberi dukungan kepada industri kreatif dan UMKM.

“Memberi dukungan kepada industri kreatif adalah hal yang sangat penting di perusahaan kami. Kami ingin selalu berkontribusi kepada masyarakat, baik di Aceh Besar maupun di Aceh secara umum. Kami menyadari apa yang kami lakukan selama ini masih belum cukup. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memberi dukungan kepada masyarakat di masa mendatang,” kata Gerald.

Gerald juga mengungkapkan, perusahaannya sangat berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada usaha-usaha kreatif masyarakat. PT Lafarge juga mengaku siap untuk menjadi duta dalam mempromosikan hasil kerjaninan masyarakat.

“Kami sangat merasa terhormat menjadi bagian dari kesuksesan UMKM binaan kami. Kami akan berbuat lebih baik lagi di masa mendatang. Kami sangat menikmati hubungan baik dari masyarakat di sekitar perusahaan,” pungkas Gerald.

Dalam acara tersebut PT Lafarge Indonesia juga mendapatkan penghargaan dari Dekranasda Kabupaten Aceh Besar sebagai Bapak Angkat atau Pembina Terbaik. Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari perajin kayu bekas kepada Wakil Ketua Dekranasda Aceh dan Ketua Dekranasda Aceh Besar. (Ngah)

Check Also

Plt. Gubernur Aceh Dukung Pencanangan Zona Integritas BPS

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan mendukung pencanangan zona integritas yang …