Home / Berita Terkini / Gubernur Aceh serahkan 30 unit sepeda motor kepada da’i di perbatasan

Gubernur Aceh serahkan 30 unit sepeda motor kepada da’i di perbatasan

Humas Aceh | 8 Agt 2016

BANDA ACEH: Gubernur Aceh, dr. H Zaini Abdullah menyerahkan bantuan 30 unit kendaraan operasional sepeda motor kepada para da’i yang bertugas di wilayah terpencil dan perbatasan Aceh. Penyerahan sepeda motor sekaligus pelepasan para da’i tersebut dilakukan oleh Gubernur Zaini di halaman kediaman resmi Gubernur Aceh, Banda Aceh, Minggu (7/8). 

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Prof Syahrizal Abbas, Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Dr Munawar A Djalil MA, Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian serta beberapa pejabat Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) terkait.

Gubernur Zaini mengatakan bantuan kenderaan operasional dimaksudkan untuk mendukung kegiatan para da’i dalam menjalankan tugas dakwah di kawasan perbatasan dan wilayah terpencil di Aceh.

“Kita menyadari bahwa perjuangan untuk memperkuat sendi-sendi Islam tidak terlepas dari tantangan, baik dari dalam, maupun dari luar. Contohnya seperti di kawasan perbatasan dan wilayah terpencil di Aceh yang rawan akan hadirnya upaya pendangkalan aqidah dan pemurtadan,” kata Gubernur.

Dalam menghadapi tantangan itu, Pemerintah Aceh mengirim sejumlah da’i, yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan yang ketat dari Dinas Syariat Islam Aceh.

“Saya berharap para da’i disamping melakukan dakwah bil lisan, seperti melalui khutbah, pengajian, dan sebagainya, juga dapat melakukan upaya-upaya pembinaan dan pemberdayaan terhadap ekonomi masyarakat, khususnya terhadap para fakir miskin dan mu’allaf,” ujarnya.

Menurut Gubernur, hal itu penting untuk dilakukan karena faktor kemampuan ekonomi juga berpengaruh terhadap Aqidah. “Sebagaimana sabda Rasulullah: “Hampir-hampir kefakiran itu menjadi kekafiran.” Hal ini hendaknya menjadi perhatian para da’i sekalian,” jelas Gubernur.

Pemerintah Aceh tutur Gubernur Zaini memberikan perhatian serius terhadap tugas yang diemban oleh para da’i serta mempertimbangkan  berbagai aspek, termasuk aspek keamanan dan ekonomi para da’i demi kelancaran tugasnya.

“Karena itu, kepada para Da’i ini Pemerintah Aceh juga akan memberikan honorarium, biaya kesehatan, biaya sewa rumah, operasional, asuransi, dan uang megang,” katanya.

Gubernur Zaini berharap dengan adanya bantuan sepeda motor kepada para da’i dapat dimanfaatkan dalam memperlancar silaturrahmi dengan masyarakat dan  memudahkan para da’i dalam mendorong masyarakat mengamalkan syariat Islam dan memperkuat aqidah umat di wilayah perbatasan dan daerah terpencil.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran saudara di wilayah perbatasan dan pedalaman, dapat memperteguh keimanan dan memperkuat syiar Islam di lingkungan masyarakat setempat,” pungkas Gubernur.

Check Also

Cegah Penyebaran Corona, Forkopimda Aceh Berlakukan Jam Malam

Banda Aceh– Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, telah mengeluarkan maklumat bersama untuk memberlakukan jam …