Home / LINTAS ACEH / Gubernur Peusijuk JCH Setda Aceh

Gubernur Peusijuk JCH Setda Aceh

Banda Aceh | 09/09/2014

Banda Aceh – Ba’da Shalat Ashar berjamaah, Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Azhari SE MSi, melakukan peusijuk dan melepas secara resmi para jama’ah calon Haji di lingkungan Setda Aceh. Acara peusijuk dipusatkan di Mushalla At-Taubah, komplek Kantor Gubernur Aceh, Senin (8/9/2014).

Selain gubernur, peusijuk terhadap sembilan orang Jemaah Calon Haji (JCH) juga dilakukan oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Abdurrahman Kaoy dan Sulaiman AW MP. Pada kesempatan tersebut, Azhari juga menyerahkan cinderamata kepada para JCH, yaitu emas murni seberat dua mayam untuk jemaah yang merupakan pegawai di Setda Aceh dan Satu mayam Emas murni untuk anggota keluarga (istri/suami) pegawai Setda Aceh yang berangkat ke tanah suci.

Dalam sambutan singkatnya yang dibacakan oleh Asisten II Setda Aceh, Gubernur berpesan agar para JCH dapat menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan seluruh prosesi haji tahun.

“Perbanyak minum air putih atau lebih baik air zam-zam, jus buah dan kurma, selama beribadah di tanah suci karena ketika jenis makanan dan minuman tersebut akan sangat membantu menambah energi kita selama menjalankan seluruh prosesi pelaksanakan Ibadah Haji.”

Gubernur juga berpesan agar para JCH beribadah dengan tertib dan teratur, agar saat kembali dari Mekkah para JCH akan mendapatkan predikat Haji Mabrur.

“Jangan terlalu berambisi untuk mengejar seluruh ibadah-ibadah sunnah tanpa memikirkan kondisi fisik. Selama menjalankan seluruh rangkaian proses Haji, kondisi fisik harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai karena kita terlalu mengejar ibadah Sunnah, ketika akan mengerjakan ibadah wajib keesokan harinya, kita harus jatuh sakit karena kondisi fisik kita sudah drop. Ingat kita akan berada di wilayah yang situasi dan kondisi cuacanya sangat berbeda dengan daerah kita, untuk itu, pintar-pintarlah menjaga fisik.”

Sembilan orang JCH Setda Aceh akan bergabung dengan tiga ribuan jamaah lainnya. Tahun ini, JCH Aceh berjumlah 3080 orang yang terbagi dalam tujuh kelompok terbang (Kloter). Nantinya, kesembilan orang JCH Setda Aceh akan tergabung di kloter 1, 6 dan 7.

“Nantinya para JCH asal Aceh akan bergabung dengan 198 ribu JCH se-Indonesia dan akan bergabung 2,5 juta JCH dari seluruh dunia. Untuk itu, bangunlah rasa kasih sayang, perkuatlah persaudaraan dan perkuat persatuan dan pupuklah sikap solidaritas, toleransi dan saling menghormati,” pesasn gubernur.

Dalam kesempatan tersebut gubernur juga berharap agar para JCH Setda Aceh berkenan menyelipkan do’a agar para Pemimpin Aceh dapat mensejahterakan seluruh masyarakat Aceh, dan dapat menerapkan Syari’at Islam di Aceh secara kaffah sehingga Aceh dapat menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

“Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dan berharap Ridha dari Allah, kami melepas keberangkatan bapak dan ibu sekalian untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Semoga selalu mendapatkan perlinduingan dari Allah, dan saat kembali nanti mendapatkan predikat ‘Haji Mabrur’,” pungkas Gubernur Aceh.

Check Also

Kontak Erat Covid-19 Ditelusuri, 54 Orang Positif Baru Ditemukan

Banda Aceh—Tim surveilans Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota setiap hari menelusuri …