Home / INTERNASIONAL / IMTGT sepakati empat proyek penting

IMTGT sepakati empat proyek penting

Banda Aceh | 09/15/2014

BANDA ACEH – Ministerial Meeting yag merupakan rangkaian pucak acara Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT GT) 2014 yang dipimpin oleh Menteri Kordinator Perekonomian Chairul Tanjung, menghasilkan empat kesepakatan penting yang akan direalisasikan pada 2015.

Chairul Tanjung atau yang akrab disapa CT pada saat konferensi pers yang turut didampingi Minister in the Prime Minister’s Department of Malaysia, Dato’ Sri Abdul Wahid Omar, Arkhom Tempittayapasith, Deputy Minister of transport and sekretary jenderal of national economic and social development boar, James Nugent, Director General of Southeast Asia Department, Lim Hong Hin, Deputy Secretary General of Asean, dan Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

Dalam kesempatan tersebut, CT menerangkan, pada pertemuan IMTGT 2014 yang dilangsungkan di Banda Aceh sejak 11-14 September 2014, dihasilkan empat proyek penting, yang segera akan direalisasikan tahun depan.

Keempat proyek yang sudah disepakati tersebut, kata CT nantinya akan memberikan kontribusi besar bagi kesepakatan Masyarakat ekonomi ASEAN pada 2015 nantinya. Keempat proyek tersebut adalah, terang CT, yakni Green City Initiative atau inisiasi kota hijau, zona perbatasan ekonomi khusus antara sesama anggota IMTGT, kemudian, pengoperasian kapal RoRo atau Roll on Roll Of dari Melaka ke Dumai, dan yang terakhir adalah pembangunan interkoneksi sistem kelistrikan dari Melaka ke Pekanbaru.

CT menyebutkan, selama ini peran IMTGT dalam mendorong ekonomi kawasan sudah sangat baik, namun prakteknya belum masif, sehingga kita mendorong agar forum IMTGT ini dapat bergerak lebih cepat.

Dan itu itu, sambung bos Trans Corp ini, pihak dunia usaha harus lebih berperan lebih optimal, sementara tugas pemerintah hanya mendukung dunia usaha terkait dengan kebutuhan regulasi, ataupun apa yang diharapkan oleh pihak swasta agar dapat lebih meningkatkan kerjasama IMTGT ini.

CT juga mengajak investor dari Thailand dan Malaysia untuk terus meningkatkan investasinya di Aceh, sebab saat ini kondisi Aceh sudah sangat ramah terhadap investasi asing. “Aceh sangat terbuka bagi investasi, dan potensi pengembangan usaha di wilayah ini sangat baik,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan IMTGT dengan Aceh sebagai tuan rumah, secara khusus CT memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang memberikan andil besar bagi suksesnya even skala internasional ini.

“Pertemuan IMTGT di Aceh, sebagai bukti dan komitmen Gubernur Aceh untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Zaini Abdullah menegaskan, interkoneksi hubungan antara negara yakni Malaysia, Indonesia, Thailand kedepan tidak lagi menjadi hambatan.

Untuk itu, dalam waktu dekat, Aceh akan menginisiasi pembukaan jalur baru dari Phuket ke Sabang guna mendorong arus wisatawan masuk ke Aceh, dan juga pengembangan investasi di kawasan ini.

“Kita akan segera realisasikan jalur udara ini dalam waktu dekat,” tukas Gubernur Zaini Abdullah.

Check Also

Sekda Aceh Serahkan 2.602 SK Kenaikan Pangkat dan Pensiunan ASN

Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes., menyerahkan 2.602 Surat Keputusan Kenaikan Pangkat …