Home / Berita Terbaru / Ini Pesan Bunda PAUD pada FGD Pokja PAUD Aceh

Ini Pesan Bunda PAUD pada FGD Pokja PAUD Aceh

Banda Aceh – Bunda PAUD Aceh, Dyah Erti Idawati, berpesan agar para bunda PAUD se Aceh memasukkan dua materi utama dalam tiap pembinaan. Dua materi itu adalah melawan stunting dan Covid-19 atau corona virus.

“Selain pada persoalan pendidikan dan umum, peran bunda PAUD juga pada persoalan kesehatan,” kata Dyah dalam FGD (Focus Grup Discussion) Pokja PAUD di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Senin (9/3/2020).

Terkait persoalan stunting, Dyah mengatakan Aceh sudah berada di jalur yang benar. Di mana, penderita stunting di Aceh mulai berkurang. Jika sebelumnya Aceh menjadi daerah ke tiga terbanyak terpapar stunting di Indonesia, maka saat ini Aceh berada di peringkat ke lima.

Bunda Paud Aceh, Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pokja Bunda Paud Tahun 2020 di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Senin, 09/03/2020.

“Stunting ini sebenarnya (terjadi) karena faktor edukasi. Ketidakmengertian ibu terkait bagaimana mendidik anak,” kata Dyah. Contohnya adalah rendahnya angka ibu yang memberikan ASI (Air Susu Ibu) ekslusif bagi bayinya. Padahal jelas hal tersebut telah Allah perintahkan dalam Al-Quran. Salah satu cara yang telah dilakukan adalah bekerjasama dengan ulama. Pihaknya turun ke dayah-dayah untuk mensosialisasikan pentingnya ibu memahami tatacara mendidik anak.

“Kita kasih edukasi ke kalangan muda ini sehingga saat mereka menikah dan melahirkan, anaknya bisa diberikan asi ekslusif dan makanan bergizi,” ujar Dyah.

Selanjutnya kata Dyah, masyarakat dunia khususnya masyarakat Indonesia dan Aceh dihantui menyebarnya Covid-19 atau lebih dikenal virus corona. Penyebaran virus ini harus diantisipasi bersama. Apalagi proses menghindari penyebaran virus ini sejalan dengan kegiatan PAUD. Di antaranya adalah melakukan pola hidup bersih dan sehat serta rutin mencuci tangan.

Dyah mengingatkan agar virus corona tidak menjadi momok yang kemudian menjadikan virus ini lebih ditakuti dari Allah. “Karena itu respon kita jangan terlalu takut secara berlebihan, efeknya bahaya,” kata Dyah. “Ini jadi materi yang juga harus kita sosialisasikan mendampingi masalah stunting.”

Sebagai bunda PAUD Aceh, Dyah bertekad program-program PAUD Aceh tahun ini harus lebih baik dari tahun lalu. Karenanya ia mengajak kerja sama semua pihak sehingga berbagai program kerja berjalan dengan baik.

“Dalam melakukan FGD ini, dasarnya adalah mengevaluasi program yang tahun lalu. Yang kurang mari kita benahi,” kata Dyah. []

Check Also

Plt. Gubernur Aceh Dukung Pencanangan Zona Integritas BPS

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan mendukung pencanangan zona integritas yang …