BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mengapresiasi Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan RI atas dedikasinya bersama Dinas Kesehatan Aceh, pada masa tanggap darurat dan pemulihan bencana hidrometeorologi Sumatera
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Keistimewaan dan Kesejahteraan Aceh Sekretaris Daerah Aceh Syakir, saat membacakan sambutan Gubernur Aceh, pada pelepasan Tenaga Cadangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Aceh Angkatan IV, di halaman parkir Meuligoe Gubernur Aceh, Minggu (1/2/2026) pagi.
“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada TCK Kemenkes RI atas dedikasi serta komitmennya membantu masyarakat pada masa tanggap darurat dan masa pemulihan pasca bencana hidrometeorologi di Bumi Serambi Mekah,” ujar Syakir.
Syakir menambahkan, memasuki hari ke-67 pasca bencana, Aceh kini berada pada fase pemulihan yang menuntut ketekunan dan konsistensi. Pada fase ini, tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat cukup kompleks dan beragam, mulai dari resiko penyakit hingga pemulihan kondisi fisik dan mental warga terdampak.
“Pada fase pemulihan, kehadiran tenaga kesehatan tentu menjadi penopang yang sangat penting agar proses pemulihan dapat berjalan berkelanjutan efektif dan tepat sasaran,” kata Syakir.
“Kami menyadari, tugas yang akan saudara-saudari jalankan tidaklah ringan. Namun kami optimis, dengan bekal kompetensi serta pengalaman dan kerja sama yang baik, Insya Allah amanah dan tugas ini dapat dijalankan oleh TCK dengan baik, profesional dan penuh rasa tanggungjawab,” sambung Syakir.
“Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus mendukung dan memastikan koordinasi berjalan optimal di lapangan. Selamat bertugas, tetap jaga kesehatan bagi seluruh tim. Insya Allah, kerja-kerja saudara menjadi amal jariyah dan selalu dilindungi Allah,” pungkas Syakir.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus, dalam laporannya menjelaskan, TCK Kemenkes bersama Dinkes Aceh yang diterjunkan hari ini berjumlah 396 Nakes yang akan bekerja hingga 14 hari ke depan di 8 kabupaten dan kota terdampak bencana hidrometeorologi Aceh.
Ferdiyus menambahkan, sejak masa tanggap darurat hingga hari ini, sudah lebih 1.200 Nakes Emenkes dan Dinkes Aceh diterjunkan ke 18 kabupaten dan kota terdampak bencana. Pada kesempatan tersebut, Ferdiyus mengapresiasi dukungan Pemerintah Aceh dan semua pihak yang telah mendukung kerja-kerja TCK di masa tanggap darurat dan masa pemulihan pasca bencana.
Prosesi pelepasan TCK Kemenkes RI dan Dinkes Aceh turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh Iskandar, Plt Direktur Utama RSUDZA Hanif, serta sejumlah pejabat erkait ainnya. []
BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA ACEH Menyampaikan yang Layak Disampaikan