Home / Berita Terbaru / Pengurusan Itsbat Nikah Kini Bisa Dilakukan Sekaligus

Pengurusan Itsbat Nikah Kini Bisa Dilakukan Sekaligus

Banda Aceh|26-05-2015

Warga Pidie Jaya Sambut Antusias

MEUREUDU – Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam mulai melaksanakan layanan terpadu itsbat nikah atau pengesahan nikah oleh Mahmakah Syar’iyah. Layanan terpadu ini diperuntukan bagi masyarakat yang sudah menikah, namun belum tercatat oleh negara.

“Proses itsbat nikah ini merupakan dukungan Pemerintah Aceh dalam melaksanakan tertib administrasi kependudukan,” kata Gubernur Zaini Abdullah, dalam pembukaan sidang Itsbat Nikah perdana tahun 2015 di Meureudu, Pidie Jaya, Selasa, (26/5).

Dalam sambutan yang disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof Syahrizal Abbas, Gubernur Zaini menjelaskan, untuk memudahkan itsbat nikah, pelaksanaannya menyatukan tiga layanan sekaligus, yaitu sidang itsbat oleh Mahkamah Syar’iyah, penerbitan buku nikah oleh Kementerian Agama, dan penbuatan akta kelahiran bagi anak yang sudah lahir oleh Dinas Registrasi Kependudukan.

“Dengan pola one day service ini, proses itsbat nikah akan berlangsung secara cepat dan sederhana,” terangnya.

Selain UU nomor 23 tahun 2006, ketentuan itsbat nikah juga sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Gubernur menambahkan, dengan itsbat nikah, status keluarga menjadi legal di mata hukum negara. Pasangan juga berhak mendapat hak sebagaimana didapatkan keluarga yang menikah sesuai hukum negara. “Insya Allah, itsbat nikah ini akan diteruskan secara bertahap hingga nantinya mencapai ke seluruh wilayah Aceh,” pungkas dokter lulusan USU Medan itu, seraya menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Untuk tahap awal, selain Pidie Jaya, ada empat kabupaten lainnya yang menjadi sasaran pelaksanaan layanan terpadu ini, yaitu Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Jaya dan Aceh Barat Daya. Selain Bumi Tanah Rencong Serambi Mekkah, layanan praktis ini juga sudah dimulai di beberapa provinsi lain di Indonesia, seperti Sumatera Utara, Jawa Barat, dan NTB.

Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas mengapresiasi pelaksanaan Itsbat Nikah, karena akan memberikan kepastian hukum dan legalitas kepada Pasangan Suami Isteri (Pasutri) yang belum memiliki dokumen resmi pernikahan. “Kami sangat berbahagia dan menyambut baik. Ini sangat penting dilakukan, mengingat hal ini merupakan persoalan besar yang terjadi di Aceh umumnya,”kata Bupati.

Menurutnya, Itsbat Nikah sangat penting dalam mewujudkan kepastian hukum, keadilan dan kebenaran berdasarkan hukum yang berlaku guna memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap status pribadi dan status keluarga. “semua ini juga untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan,”urainya.

Pemkab Pidie Jaya, jelas Aiyub Abbas, akan memfasilitasi 25 pasangan suami istri (pasutri), baik bersifat advokasi hukum maupun bersifat materil untuk mengajukan permohonan pengesahan nikahnya. 25 pasutri tersebut tersebar di 4 kecamatan, dan persidangannya akan diadakan di setiap kecamatan tersebut.

Itsbat Nikah perdata yang diselenggarakan di daerah ‘lumbung padi’ tersebut dihadiri, Kakanwil Kemenag Aceh HM Daud Pakeh, Wakil Ketua DPR Aceh, Dalimi, Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh HM Ali Alfata, Rektor Unigha, jajaran Forkopimda Pidie Jaya, perwakilan Mahkamah Syar’iyah Aceh, Perwakilan Dinas Registerasi Kependudukan Aceh dan Jajaran SKPK Pidie Jaya. Selain itu juga dihadiri peserta Itsbat Nikah dan tamu undangan lainnya.

Check Also

Pj Gubernur Aceh Lepas Marching Band Gita Handayani ke Istana Negara

Saya Bangga dengan Kalian Semua BANDA ACEH – Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Jumat (12/08/022), …