Home / Berita Terbaru / PEPABRI Menjadi Penggerak Persatuan Bangsa

PEPABRI Menjadi Penggerak Persatuan Bangsa

Humas Aceh | 16 Maret 2016

Banda Aceh – Anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) Aceh, yang kenyang pengalaman di bidang pertahanan dan keamanan negara, hendaknya tampil menjadi motor penggerak persatuan dan kesatuan bangsa di Bumi Serambi Mekkah ini.
Harapan itu disampaikan Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah dalam pidatonya, yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Aceh, Muzakar A Gani SH, pada Penutupan Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (DPD-PEPABRI) Aceh Periode Kepengurusan 2016-2021, di Balai Teuku Umar, Kodam Iskandar Muda, Rabu (16/3).
“Arus globalisasi yang kini kita hadapi berpotensi menggerus budaya lokal yang merupakan identitas kebhinekaan kita sebagai bangsa. Kita tak bisa hindari arus globalisasi tapi bisa mengantisipasi bersama ekses negatifnya, “ ujar Muzakar.
Selain itu, lanjut Muzakar, munculnya berbagai paham radikal seperti ISIS dan kelompok teroris lainnya juga mengganggu ketenangan bangsa. Muzakar menambahkan, ancaman peredaran dan penggunaan Narkoba yang kini telah menyentuh semua lini serta berbagai gangguan lain yang berpotensi mengusik karakter dan jatidiri bangsa harus dideteksi sedini mungkin.
“Untuk mengadapi semua itu, tidak ada pilihan lain, kita harus memperkuat barisan demi keutuhan bangsa. Kami berharap keluarga besar PEPABRI Aceh mampu menjadi salah satu pilar penguatan kebangsaan di daerah kita ini,” tambah Muzakar.
Bekerja keras
Dalam kesempatan tersebut, Muzakar A Ghani, mewakili Pemerintah Aceh, mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan baru PEPABRI Aceh Periode 2016-2021, dan berharap seluruh pengurus untuk bekerja keras agar PEPABRI benar-benar menjadi wadah yang kuat bagi para Purnawirawan dan Warakawuri TNI/ Polri di Aceh.
Muzakar menambahkan, dibutuhkan wadah yang keberadaannya bukan sekedar untuk memperkuat silaturrahmi para sepuh tetapi dapat pula menjadi sarana pengabdian bagi para purnawan hingga akhir hayatnya.
“Para Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri adalah pejuang-pejuang yang sangat mumpuni dan pengabdiannya tak mengenal batas akhir bagi bangsa dan negara tercinta ini,” tegas Muzakar.
Menurut Muzakar, PEPABRI harus mampu menjempatani komunikasi antargenerasi baik di internal TNI-Polri maupun di tengah-tengah masyarakat. “Ketika kita membutuhkan peran para sepuh dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembanguan, selayaknya organisasi ini dapat memfasilitasinya,” harapnya.
Muzakar juga berharap agar purnawirawan dan warakawuri TNI-Polri dapat mengambil peran dalam memaknai gerak dan dinamika pembangunan di daerah Bumi Serambi Mekah.
“Kami menyadari, amanah yang dipercayakan rakyat Aceh kepada kami bukanlah hal yang ringan. Namun dengan kerjasama kita semua, Insya Allah tantangan itu bisa kita hadapi sehingga keutuhan NKRI terjaga dengan baik,” sambung Muzakar.
Dengan dasar tersebut, Pemerintah Aceh berharap agar PEPABRI bisa menjadi fasilitator untuk membangun kerjasama antara Pemerintah dengan para purnawirawan dan warakawuri TNI-Polri di Aceh.
“Sekali lagi selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan terima kasih atas peran yang telah dijalankan dalam pembangunan di Aceh ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberi ridha dan perlindungan-Nya kepada kita semua.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam Iskandar Muda, Anggota DPR Aceh, perwakilan Kapolda dan Keluarga Besar Polda Aceh, jajaran pengurus PEPABRI Aceh, sejumlah perwakilan Ormas dan OKP serta sejumlah Tokoh Masyarakat

Check Also

Gubernur Nova Ingatkan Badan Publik di Aceh agar Terbuka Terhadap Kritik

BANDA ACEH–Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengingatkan seluruh badan publik di Aceh, agar membuka diri terhadap …