Home / Berita Terbaru / Sofyan Djalil: Budaya Maritim Harus di Aktifkan kembali

Sofyan Djalil: Budaya Maritim Harus di Aktifkan kembali

Banda Aceh, 12-12-2015 | Humas Aceh

Banda Aceh – Kepala Badan Perencanan Pembangunan Nasional, Sofyan Djalil mengajak seluruh masyarakat  untuk kembali mengaktifkan Budaya Maritim, sebab laut Indonesia sangat strategis dan memiliki sumber daya yang melimpah. 

Hal tersebut disampaikan Sofyan Djalil saat menghadiri jamuan makan malam bersama Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah dan sejumlah pejabat Pemerintah di Pendopo Gubernur, Sabtu (12/12).

“Selama ini kita sudah.meninggalkan Budaya laut, padahal semboyan nenek moyangku orang pelaut selalu kita sebutkan. kini sudah saatnya kita kembali menggalakkan budaya laut”

Sofyan Djalil mengatakan, para penguasa zaman dulu adalah orang orang yang berbudaya maritim dan memanfaatkan laut sebagai sumberdaya alam,  mereka juga menjelajah ke berbagai belahan dunia melalui laut.

“Orang Aceh dahulu juga merupakan orang-orang yang berbudaya maritim dan memanfaatkan laut untuk meningkatkan kesejahteraan. Laut Aceh memiliki banyak sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan, kini sudah saatnya kita menjadikan laut sebagai masa depan” tegasnya

Dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi jelasnya, pemerintah akan terus menjadikan maritim sebagai prioritas. Salah satunnya adalah kebijakan tentang illegal fishing. dengan adanya kebijakan tersebut,  kini masyarakat dapat kembali menikmati hasil laut yang lebih banyak

Sementara itu, Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah mengatakan akan memanfaatkan momentum Hari Nusantara sebagai langkah awal untuk meningkatkan program kawasan kemaritiman Aceh, sehingga Aceh dapat berkontribusi lebih banyak bagi upaya kita mencapai cita-cita menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Sejak abad ke-16, kawasan perairan Aceh telah dijuluki sebagai poros maritim dunia.  Ada banyak negara yang pernah mencoba menancapkan kekuasaan di wilayah laut Aceh, seperti Inggris, Portugis, Belanda dan Jepang. Tapi berkat kegigihan para pahlawan bangsa, hak atas kemaritiman Aceh tidak pernah lepas” terang Zaini

Gubernur mengatakan, menjadi tuan rumah pelaksanaan puncak Hari Nusantara tahun ini merupakan salah satu anugerah terindah bagi  Aceh, karena Aceh berkesempatan menunjukkan betapa tinggi komitmen masyarakat Aceh bagi semangat kebangsaan kita dan penguatan kedaulatan Indonesia di dalam bingkai NRKI.

“Mudah-mudahan Hari Nusantara tahun ini merupakan langkah awal bagi kita untuk meningkatkan program kawasan kemaritiman Aceh, sehingga Aceh dapat berkontribusi lebih banyak bagi upaya kita mencapai cita-cita menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia” pungkas Zaini

Check Also

Pemerintah Aceh Terima 20 Ton Bantuan Oksigen Cair Dari Kadin Indonesia

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menerima bantuan 20 metrik ton liquid oxygen (oksigen cair) dari …