Home / Berita Terbaru / Ummi Niazah: Dekranasda butuh Dukungan Pemerintah
Ketua Dekranasda Aceh, Hj. Niazah A Hamid meninjau stand pameran produk kerajinan Dekranasda Kabupaten/Kota usai membuka Rapat Kerja Dekranasda Aceh di Bener Meriah, Selasa 18 Oktober 2016.

Ummi Niazah: Dekranasda butuh Dukungan Pemerintah

Humas Aceh | 19 Okt 2016

Bener Meriah – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Aceh meminta dukungan dari Gubernur serta para bupati/wali kota se-Aceh, untuk meningkatkan kualitas, kuantitas serta keberlanjutan pengembangan kerajinan dan pemasaran hasil kerajinan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Hj Niazah A Hamid, dalam sambutan singkatnya, pada pembukaan Rapat Kerja Daerah Dekranasda se-Aceh, yang dipusatkan di halaman depan Gelanggang Olahraga dan Seni Bener Meriah, Selasa (18/10/2016).

Ketua Dekranasda Aceh, Hj. Niazah A Hamid meninjau stand pameran produk kerajinan Dekranasda Kabupaten/Kota usai membuka Rapat Kerja Dekranasda Aceh di Bener Meriah, Selasa 18 Oktober 2016.
Ketua Dekranasda Aceh, Hj. Niazah A Hamid meninjau stand pameran
produk kerajinan Dekranasda Kabupaten/Kota usai membuka Rapat Kerja
Dekranasda Aceh di Bener Meriah, Selasa 18 Oktober 2016.

“Untuk mendukung keberlanjutan pengembangan usaha kerajinan di Aceh, kami berharap agar Bapak Gubernur serta para Bupati dan Wali Kota di Aceh, berkenan mendukung penguatan kerajinan rakyat Aceh melalui program-program yang dirancang Dekranasda Aceh dan Dekranasda kabupaten/kota,” ujar Niazah.

Sementara itu, untuk mendukung dan memajukan usaha kerajinan Aceh, pada rakerda tahun ini, Dekranasda mengangkat tema ‘Perajin Dekranas Aktif di Dunia Digital’. Pemilihan tema ini bertujuan untuk menegaskan tentang pentingnya melakukan upaya-upaya dalam rangka memajukan kerajinan Aceh, terutama dalam menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN melalui media digital.

Selain itu, Dekranasda dan para pemangku kebijakan perlu mendorong para pengrajin untuk paham atau melek tekhnologi. Dengan memahami teknologi, maka diharapkan pemasaran produk kerajinan dapat dilakukan secara digital sehingga mampu menjawab kesulitan yang dihadapi perajin dalam memasarkan produknya selama ini.

Niazah menambahkan, pengembangan kerajinan membutuhkan kualitas dan kreatifitas yang mampu bersaing, karena produk industri kerajinan harus selalu mengacu pada trend pasar serta perilaku konsumen yang terus berkembang. Kekuatan ini yang menjadi peluang untuk menghadapi dunia internasional.

“Rakerda Dekranasda kali ini bertujuan untuk mencapai tiga sasaran yang saya sebutkan tadi. Saya berharap kegiatan ini dapat mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas para perajin agar mampu menghasilkan produk unggulan yang kompetitif dan memiliki nilai tambah bagi ekonomi keluarga dan masyarakat,” tegas Ummi Niazah.

Pameran Kerajinan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di sela Raker Dekranasda Aceh dan pameran, juga diselenggarakan evaluasi program tahun 2015, laporan kerja ketua Dekranasda seluruh Aceh, serta sejumlah lomba, di antaranya lomba kerajinan unggulan terbaik, lomba busana kreasi daerah, lomba stand pameran terbaik.

Selain itu juga akan diumuman desa kerajinan terbaik, yang telah dinilai oleh para juri telah bekerja sejak pertengahantahun 2016 ini.

Ummi menegaskan, barometer perkembangan kerajinan dapat dilihat dari pameran kerajinan dan makanan tradisional unggulan, yang merupakan bagian dari kegiatan Rakerda ini.

“Harapan saya, semua rangkaian acara berjalan dengan baik dan berlangsung sukses. Saya meminta seluruh peserta dapat berkontribusi menyumbangkan ide-ide kreatif, sehingga sasaran utama yang menjadi tema Rakerda ini dapat dituangkan dalam program kerja Dekranasda Aceh pada tahun depan,” sambung Ummi Niazah.

Dalam kesempatan tersebut Ummi Niazah juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, bai pemerintah Aceh dan Pemerintah kabupaten/kota se-Aceh yang telah mendukung terlaksananya Rakerda Dekranasda tahun ini.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati, Ketua Dekranasda dan seluruh jajaran pemerintahan Kabupaten Bener Meriah atas sambutan yang meriah ini, dan berkenan membantu kami memfasilitasi Rapat Kerja Dekranasda Aceh tahun ini,” kata Ummi

Sementara itu, menyinggung tentang lokasi pelaksanaan Rakerda yang selalu berpindah lokasi, Ummi Niazah menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuanagar pengrajin dan pengurus Dekranasda dapat lebih mengenal wilayah Aceh secara lebih luas dan menjadi sarana mempererat silaturrahmi serta membangun jejaring usaha yang lebih intensif.

“Mudah-mudahan rapat kerja di Bener Meriah ini menghasilkan ide cerdas dan cemerlang demi mendorong kemajuan usaha kerajinan rakyat. Saya berharap pelaksanaan Rakerda Dekranasda dan pameran di Kabupaten ini memberi kesan tersendiri kepada seluruh peserta, sehingga Kabupaten Bener Meriah bisa menjadi tonggak bagi bangkitnya usaha kerajinan rakyat Aceh,” pungkas Niazah A Hamid.

Pembukaan Rakerda ditandai dengan pemukulan Gong oleh Sekda Aceh, didampingi oleh Ketua Dekranasda Aceh, Plt Bupati Bener Meriah, Ketua Dekranasda Bener Meriah serta Wakil Sekjen Dekranasda Pusat. Acara dilanjutkan dengan peninjauan ke sejumlah stand kerajinan Dekranasda se-Aceh. (Ngah)

Check Also

Kabag Humas Setda Aceh Terima Peserta Aksi APAM di Kantor Gubernur

BANDA ACEH – Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Media Massa pada Biro Humas dan Protokol …