Aceh Utara – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersama Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI), Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, pada rangkaian kunjungan kerja dalam rangka meninjau kesiapan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Utara, Rabu (7/1).
Kedatangan Menko Polkam RI beserta rombongan disambut langsung oleh Wagub Fadhlullah di Bandara Malikussaleh. Dari bandara, rombongan bergerak menuju titik lokasi yang dipusatkan di Gampong Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara. Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam RI melakukan penyerahan Hunian Tetap (Huntap) secara simbolis bagi masyarakat terdampak bencana.
Di hadapan masyarakat, Wagub Fadhlullah mengapresiasi langkah nyata Kemenko Polkam dalam membantu pemulihan kondisi pasca bencana melalui pembangunan hunian tetap untuk masyarakat terdampak. Ia menyebutkan, Kemenko Polkam RI merupakan instansi pertama yang merealisasikan pembangunan huntap di wilayah tersebut. Fadhlullah berharap, dukungan serupa juga dapat menyentuh daerah lain di Aceh yang masih membutuhkan penanganan pascabencana.
Selain itu, Fadhlullah juga menyoroti pentingnya percepatan renovasi fasilitas rumah ibadah yang rusak akibat banjir. Hal ini dinilai mendesak mengingat bulan suci Ramadan yang tidak lama lagi akan tiba, “waktu Ramadan sudah semakin dekat. Kami berharap renovasi masjid dapat menjadi prioritas agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” katanya.
Selanjutnya, Wagub Fadhlullah beserta rombongan Menko Polkam RI turut melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana di Gampong Kuala Cangkoy. Dalam peninjauan tersebut, Fadhlullah aktif menjelaskan kondisi lapangan, kesiapan lahan, serta kebutuhan riil masyarakat kepada rombongan pemerintah pusat.
Sementara itu, Menko Polkam RI, Djamari Chaniago, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh persiapan pembangunan huntap benar-benar telah siap, baik dari segi teknis maupun administrasi. Ia menegaskan komitmen Kemenko Polkam untuk menyelesaikan pembangunan 104 unit huntap, termasuk mushola, sebelum bulan Ramadan tiba.
“Hari ini kita memastikan bahwa persiapan untuk pembangunan hunian tetap ini betul-betul sudah siap. Kita berharap pembangunannya harus sudah selesai sebelum bulan puasa Ramadan agar masyarakat dapat tinggal dan beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Menko Polkam RI juga menginformasikan bahwa Presiden telah menetapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai kepala satgas rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi terdampak bencana, termasuk Aceh. Ia menekankan, program rehab-rekon tersebut nantinya tidak hanya fokus pada pembangunan hunian saja, tetapi juga mencakup perbaikan jalan, jembatan, serta pemulihan fasilitas publik yang rusak akibat banjir. []
BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA ACEH Menyampaikan yang Layak Disampaikan