Home / Berita Terkini / Awali tahun baru Islam dengan semangat perjuangan hijrah Rasulullah

Awali tahun baru Islam dengan semangat perjuangan hijrah Rasulullah

Banda Aceh, 13-10-2015 | Humas Aceh

Banda Aceh- Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah mengajak seluruh umat Islam untuk mengawali tahun baru Islam 1437 dengan mencontohi semangat Rasulullah Muhammad SAW saat beliau berhijrah dari Mekkah ke Madinah untuk mentransformasi umat Islam menjadi masyarakat sejahtera.

“Makna yang penting dari hijrah Rasulullah adalah proses transformasi dari kegelapan menuju peradaban yang tercerahkan, atau dalam dalam konteks pembangunan saat sebagai transformasi menuju kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur Aceh dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh,  Prof. Syahrizal Abbas pada Acara Peringatan Awal Muharram 1437, di Blang Padang, Selasa (13/10).

Hadir dalam acara tersebut, Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal beserta unsur Forkompimda Aceh.

Gubernur Zaini mengatakan, momentum hijrah harus selalu hidup dan mewarnai kehidupan umat Islam, karena itu peristiwa hijrah yang dilakukan Rasulullah kala itu kemudian ditetapkan sebagai permulaan Tahun Baru Islam.

“Penetapan peristiwa hijrah nabi sebagai tahun baru Islam tentu bukan semata-mata karena alasan sejarah, tapi mengandung makna untuk mengajak manusia untuk terus melakukan perubahan demi perbaikan diri dan lingkungan,” katanya.

Terlebih lagi saat ini menurut Gubernur Zaini, dimana bangsa Indonesia sedang berada di dalam cobaan, mulai dari masalah ekonomi hingga masalah dekadensi moral yang banyak terjadi di masyarakat kita.

“Kondisi ini tentu tidak boleh kita abaikan. Sedaya upaya kita harus berjuang untuk mengatasi masalah ini dan tidak  menyia-nyiakan waktu berlalu begitu saja,” terang Gubernur.

Dalam konteks pembangunan jelas Gubernur, momentum hijrah harus dapt dimaknai dengan mengevaluasi kembali program-program kerakyatan yang telah kita lakukan. “Dengan evaluasi itu, kita harus bisa menggunakan waktu dan menyusun perencanaan dan program pembangunan yang lebih berkualitas, agar program yang dijalankan memiliki daya dorong tinggi bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, Gubernur Zaini mengajak seluruh umat Islam untuk melakukan muhasabah, yaitu semangat menuju perbaikan diri dan perbaikan masyarakat.

“Mari kita renungkan kembali peristiwa hijrah Rasulullah yang telah membuat umat Islam — yang ketika itu tidak memiliki kekuatan apapun di Makkah, lalu menjadi umat yang kuat dan mulia sehingga mampu membangun perekonomian yang tangguh, dan membangun persaudaraan yang baik antara kaum Muhajirin dengan kaum Anshar,” kata Gubernur.

Gubernur menyatakan, Aceh harusnya bisa mencontoh semangat perjuangan Rasulullah Muhammad SAW, sehingga seberat apapun tantangan yang kita hadapi, kita tidak pernah lelah dalam berjuang.

“Tahun baru Islam ini harusnya menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki hal-hal yang kurang baik, terutama di bidang mental dan perilaku. Bagaimanapun juga untuk membangun bangsa yang bermartabat diperlukan mental dan perilaku hijrah dari setiap warganya, sehingga kita tergolong orang yang memiliki kesadaran pada waktu dan sejarah,” jelas Gubernur.

“Dengan kesadaran itu diharapkan kita untuk tidak pernah berpuas diri, melainkan terus melakukan langkah-langkah perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Acara peringatan Tahun Baru Islam 1437 diisi dengan tausiah dan ceramah motivasi Islam oleh Ustaz Yusuf Mansur dan rainer ESQ, Ridwan Mukri. Acara yang dihadiri oleh ribuan siswa-siswi dan masyarakat itu juga turut dimeriahkan oleh grup nasyid asal Malaysia, Raihan.

Check Also

Nova Iriansyah Apresiasi Tiga Pimpinan Muda DPR Aceh

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengapresiasi terpilihnya tiga anak muda sebagai …