Home / Berita Terbaru / Gelar Zikir di BPRS Mustaqim, Sekda Sapa Seluruh Pegawai Kantor Cabang dan Kas
Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes, didampingi Direktur Utama BPRS Mustaqim Aceh, Sri Hartati beserta jajaran, mengikuti zikir dan doa bersama memohon dijauhkan dari wabah dan bencana Covid-19 yang diikuti oleh seluruh ASN Pemerintah Aceh secara virtual, di Kantor BPRS Mustaqim Aceh, Banda Aceh, Selasa, (4/1/2022).

Gelar Zikir di BPRS Mustaqim, Sekda Sapa Seluruh Pegawai Kantor Cabang dan Kas

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah M.Kes., menyapa para pegawai Kantor Cabang dan Kantor Kas Bank Pembangunan Rakyat Syariah (BPRS) Mustaqim, usai zikir dan doa bersama yang digelar Selasa 4/1/2022. Kegiatan yang digelar pagi hari itu dilaksanakan di Kantor Pusat BPRS Mustaqim di Banda Aceh.

Secara berurutan satu per satu Kepala Cabang dan Kepala Kas BPRS Mustaqim dari seluruh Aceh memperkenalkan unit perbankan mereka, dan lokasi kantor. Dengan pengenalan itu, diharapkan para guru dari seluruh Aceh yang mengikuti zikir dan doa bisa menjadi bagian dari nasabah BPRS Mustaqim.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat Aceh yang menyimpan dana di BPR Mustaqim, semakin banyak pembiayaan yang bisa kita salurkan,” kata Sri Hartati, Direktur Utama BPR Mustaqim.

“Sayangi Bank milik pemerintah Aceh, karena kita insya Allah akan membantu masyarakat Aceh lagi,” kata Sri Hartati sambil menambahkan, BPRS Mustaqim kini punya 15 kantor cabang, 8 kantor kas, dan 1 kantor pusat Banda Aceh. Lokasi kantor berada di seluruh Aceh, mulai dari Aceh Singkil, Aceh Tenggara hingga di Pulo Aceh.

Ia melanjutkan, mereka melakukan metode jemput bola hingga ke pasar-pasar, baik itu berupa simpanan maupun angsuran pembiayaan. Dengan demikian pelaku usaha tidak harus meninggalkan tempat usahanya. “Yang mendekat adalah banknya ke masyarakat.”

Selain itu, BPRS Mustaqim juga melakukan penyaluran pembiayaan kepada UMKM dan masyarakat yang membutuhkan pembiayaan perbankan.

Salah satu Kepala Kantor Cabang di Seulimum, mengatakan, nasabah mereka kebanyakan besar adalah petani dan pekebun di Lamteuba, salah satu daerah pegunungan di Aceh Besar. Masing-masing individu rata-rata mengambil pinjaman mulai dari Rp.5-10 juta.

Sementara itu, dari BPRS Kantor Cabang Lhoknga, dilaporkan jika mereka banyak memberikan pembiayaan kepada individu yang menjalankan usaha kerajinan rotan dan pelaku usaha pariwisata.

Sekda mengajak masyarakat Aceh yang punya kelebihan rezeki untuk menjadi nasabah di BPRS Mustaqim. Uang yang mereka simpan akan dijadikan pembiayaan untuk masyarakat kecil yang membutuhkan modal usaha. “Mari menabung di BPR Mustaqim, dengan uang yang kita simpan tentunya bisa membantu pembiayaan kepada masyarakat dan pelaku UMKM yang rata-rata Rp.5juta,” kata Sekda.(zah)

Check Also

Pemerintah Aceh Raih Anugerah Meritokrasi 2022

JAKARTA – Pemerintah Aceh mendapatkan penghargaan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), atas capaiannya yang …