Home / Berita Terbaru / Gubernur Aceh: KAHMI Harus Terlibat Aktif Membangun Aceh

Gubernur Aceh: KAHMI Harus Terlibat Aktif Membangun Aceh

Humas Aceh | 9 Feb 2016

Banda Aceh – Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah mengatakanpara Alumni HimpunanMahasiswa Islam (HMI) memegang peranan penting dalam bangsa dan meminta HMI untuk terlibat aktif dalam pembangun Aceh dan Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pelantikan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh, periode 2015-2020, di Hermes Palace Hotel, Senin malam (8/2).

Gubernur yang juga penasihat KAHMI menyebutkan, organisasi ini adalah mitra strategis Pemerintah Aceh yang punya peran dalam pembangunan di Aceh.“Sejakawal berdiri di tahun 1947, HMI telah mampu menunjukkan jati diri sebagai organisasi terkemuka di Indonesia,” ujar gubernur.

kahmi 1
Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah menandatangani Piagam dukungan Prof. Larfan Pane, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ), sebagai pahlawan Nasional saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Kahmi Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Senin malam 8 Februari 2016.

Gubernur menjelaskan, Pemerintah Aceh saat ini menfokuskan perhatian pada peningkatan sumberdaya manusia.Hingga tahun 2015, ada 2.989 putra-putri Aceh yang menerima manfaat sebagai penerima beasiswa penuh Pemerintah Aceh, yang menuntut ilmu di berbagai Negara di luar negeri.

“Mereka sedang menuntut ilmu agama tersebar di Mesir, Sudan, Tunisia, Arab Saudi, Yordania, Qatar dan Maroko. Untuk berbagai disiplin ilmu umum, para mahasiswa Aceh penerima beasiswa tersebar di di Jerman, Inggris, Belanda, Turki, Italia, Rusia, Francis, Spanyol, Finlandia, Amerika, Australia, Taiwan, Thailand, Jepang, China, Malaysia, Singapura, dan India,” kata GubernurZaini.

Selainitu, pemerintah juga member perhatian kepada anak yatim.Dalam tiga tahun terakhir, Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan social dalam bentuk beasiswa kepada ratusan anak yatim yang nilainya mencapai 200 miliar rupiah per tahun.Beasiswa diberikan dari mulai sekolah dasar hingga menengah atas.

“Tahun anggaran 2015, memberikan biaya pendidikan kepada 116.604 anak yatim. Sementara tahun anggaran 2013-2015, Pemerintah Aceh telah menyalurkan bantuan dengan total mencapai Rp. 612.412.200.000 (enam ratus duabelas miliar empat ratus duabelas juta duaratus ribu rupiah).Adapun untuk tahun anggaran 2016, kita upayakan agar alokasi dana untuk beasiswa ini bisalebih besar,” ujar Gubernur.

Pada akhir sambutannya Gubernur Zaini Abdullah menyampaikan tekad nya untuk maju sebagai Calon Gubernur Aceh pada tahun 2017, dan meminta dukungan dan doa dari keluarga besar KAHMI dan HMI. Permintaan Zaini yang lugas ini tak ayal disambut tepuk tangan meriah seluruh Pengurus KAHMI dan HMI serta para tamu undangan yang memadati ball room Hermes itu.

Dalam Acara tersebut, Gubernur Aceh juga ikut menandatangani dukungan atas Profesor Lafran Pane, sebagai salah satu pahlawan nasional. Lafran Pane merupakan tokoh perjuangan yang berperan aktif mempertahankan kemerdekaan Indonesia.Beliau juga tokoh yang memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan tinggi, serta melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.

Selain dihadiri oleh Gubernur Aceh, pelantikan bertema “Optimalisasi Peran Alumni HMI dalam Pembangunan Aceh” itu, dihadiri juga oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr H MS Kaban SE MSi, Presidium Wilayah KAHMI Aceh, Pimpinan DPR Aceh, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh, pihak Pemerintah Kota Banda Aceh, SKPA Pemerintah Aceh, dan anggota pengurus daerah KAHMI Aceh.

Pelantikan tersebut menetapkan para Presidium MW KAHMI Provinsi Aceh, yaitu Zulfikar ZB Lidan, AzhariS.Ag. MM, Ramadhana Lubis, M. Tanwier Mahdi S.Ag MM, Muhammad AlfatahS.Ag, Amrina Habibie S.H, Said Muniruddin M.Sc. SE. Ak, CA.

Check Also

Sekda Aceh Pantau Aksi Donor Darah Pegawai BPSDM

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah memantau proses donor darah yang dilakukan para …