Home / LINTAS ACEH / Gubernur Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Waduk Tiro

Gubernur Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Waduk Tiro

Banda Aceh | 08/13/2014

Tiba di Pidie sekitar pukul 11.50 WIB, selasa 12 Agustus 2014. Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah bersama rombongan langsung menuju ke Beureunuen, ta’ziah di rumah (Alm) Abdul Muthaleb Bin Yunus di gampong Yaman Masjid Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie. Almarhum adalah menantu dari Syarifuddin atau kerap disapa toke Keureupuk (*staf Khusus Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar).

Turut hadir antara lain, Zakaria Saman, Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah, Wakil Ketua DPR Aceh Sulaiman Abda, Bupati Pidie Sarjani Abdullah, Wabup Pidie M Iriawan, Kadinsos Aceh Bukhari A.Ks, Kadis Cipta Karya Aceh Anwar Ishaq, Ka BPBA Said Rasul, Kabiro Isra Setda Aceh Ilyas Nya’ Tui, Kabiro Pemerintahan Setda Aceh Kamaruddin Andalah, dan sejumlah pejabat lainnya lingkup Pemerintah Aceh.

Kedatangan rombongan Gubernur Aceh diterima tuan rumah dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. Kepada keluarga Almarhum, Doto Zaini menyampaikan duka cita mendalam atas cobaan dan ujian yang diberikan Allah SWT.

“Semua kita pasti akan menghadap Allah, sabar ya….sabar atas ujian ini, harus ikhlas melepaskan kepergian Almarhum. Insya Allah akan ada hikmah yang baik nantinya,” kata Zaini Abdullah, yang disambut isak tangis isteri dan anggota keluarga almarhum.

Tinjau Renovasi Masjid.

Usai shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Baitul A’la Lil Mujahidin (Masjid Abu Beureueh) Beureunuen Pidie, Gubernur Zaini memonitor proses renovasi masjid kebanggaan warga kecamatan Mutiara itu. Ia cukup puas dengan progress dan perbaikan jendela, lantai dan platpon, yang menurutnya rapi dan mutunya bagus.

“Ini bagus dan rapi, yang belum selesai tolong dibenahi segera ya,” pungkas dokter jebolan Fakultas Kedokteran USU itu, kepada pelaksana.

Tinjau Lokasi Pembangunan Waduk Raksasa Tiro.

Untuk mengatasi krisis air irigasi di daerah penghasil ‘Keurupuk Mulieng’ itu, Pemerintah Kabupaten Pidie, sejak dua tahun telah mengusulkan pembangunan waduk Tiro agar belasan ribu hektare areal sawah dapat berfungsi dengan baik. Luas area perencanaan waduk Tiro adalah 380 hektare dan sekitar 600 meter saluran terbuka dengan daya tampung puluhan juta meter kubik air.

Gubernur Zaini Abdullah mengatakan, Pemerintah Aceh memberi perhatian serius terhadap kebutuhan tersebut, karena bendungan Keumala dan Tiro yang dibangun sejak tahun 1992 dan jaringan irigasinya dalam keadaan rusak berat. Waduk Tiro terletak di Desa Blang Rukui dan Panton Beunot Kemukiman Blang Keudah, Kecamatan Tiro dengan bendungan pada Krueng Tiro.

“Insya Allah, Waduk Tiro nanti mampu mengairi sekitar belasan ribu hektare sawah yang selama ini bermasalah dengan sumber air,” kata Zaini Abdullah, didampingi Wakil Bupati Pidie Iriawan, dalam pertemuan  di  Blang Keudah, Tiro, Selasa Sore, 12 Agustus 2014.

Dikatakan, selain ganti rugi, Pemerintah Aceh juga akan merelokasi permukiman penduduk dan pembebasan lahan (ganti rugi) termasuk memfasilitasi, baik rumah, sarana ibadah dan lain sebagainya. “Sedangkan pembangunan waduk, anggarannya bersumber dari APBN,” jelas Doto Zaini. Terkait kendala sosial, Gubernur meminta Wakil Bupati Pidie Iriawan untuk memfasilitasi dan menggelar musyawarah guna mencapai solusi yang ideal dan bijak.

Merespon hal tersebut, Camat Tiro Syafrizal didampingi Kepala Mukim Blang Keudah, Abdul Wahab mengutarakan, pihaknya sudah berkoordinasi untuk penetapan agenda musyarawah.

“Kami langsung koordinasi. Insya Allah hari selasa nanti, tanggal 19 Agustus 2014, masyarakat akan berkumpul di Masjid Blang Keudah untuk musyawarah mencari solusi yang baik,” ungkapnya. Ia juga sangat berharap, kehadiran Gubernur dalam pertemuan yang bakal digelar usai HUT RI ke 69 tersebut.

Merespon Pernyataan BPPA

“Sabar saja ya, saya akan mundur tiga tahun lagi. Jadi, bagi yang mau menggantikan saya bersabar saja. Tiga tahun tidak lama lagi,” ujar Zaini Abdullah, sambil bercanda, saat sejumlah insan pers meminta tanggapan Gubernur terhadap pernyataan Barisan Penyelamat Pemerintah Aceh (BPPA) yang meminta Gubernur mundur. []

Check Also

Usai Gerakan BEREH, Sekda Aceh Ajak Perbaiki Pelayanan Publik

Aceh Tengah – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dr Taqwallah, M. Kes mengajak Aparatur Sipil Negara …