Home / NASIONAL / Jokowi akan Bangun Tol 1.000 Km, Ini Daftarnya

Jokowi akan Bangun Tol 1.000 Km, Ini Daftarnya

Banda Aceh, 11/19/2014 | Humas Aceh

Jakarta -Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan pembangunan jalan bebas hambatan (tol) sepanjang 1.000 km untuk 5 tahun ke depan. Sebagian besar tol-tol tersebut merupakan warisan pemerintahan terdahulu yang belum rampung. Total ruas yang akan dibangun mencapai 25 ruas tol.

Berdasarkan data Bappenas yang dikutip detikFinance, Rabu (19/11/2014), sebanyak 25 ruas tol tersebut mencakup proyek Jaringan Tol Trans Jawa, 
Tol Trans Sumatera, dan beberapa tol di Sulawesi, dan Kalimantan.

Meski mayoritas masih pada proyek-proyek tol lama, namun ada beberapa jalur tol baru dengan skema baru seperti Tol Batam-Bandara Hangadim dengan skema skema Performance Based Annuity Scheme (PBAS).

Pada skema PBS pemerintah akan membayar proyek yang didanai oleh swasta dengan cara mencicil setelah proyek selesai. Selain itu pemerintah juga akan membayar biaya Operation and Maintenance (O&M) ke swasta bersamaan dengan cicilan tersebut. Skema ini merupakan perbaikan dari konsep Kerja Sama Pemerintah Swasta (KPS).

Berikut daftar ruas tol yang akan dibangun lima tahun mendatang:

  1. Akses Tanjung Priok (pemerintah) di Jakarta 11,36 km
  2. Tol Cisumdawu untuk segmen Cileunyi-Sumedang di Jabar (pemerintah) 29,17 km
  3. Cikampek-Paliman di Jabar (swasta) 116,75 km
  4. Tol Cisumdawu Segmen Sumedang-Dawuan di Jabar (swasta) 29,33 km
  5. Pasirkoja-Soreang di Bandung (swasta) 10,57 km
  6. Tol Solo-Ngawi segmen Solo-Karanganyar Trans Jawa (pemerintah) 20,90 km
  7. Tol Pejagan-Pemalang di Jateng (swasta) 57 km
  8. Tol Pemalang-Batang di Jateng (swasta) 39,20 km
  9. Tol Batang-Semarang di Jateng (swasta) 75 km
  10. Tol Semarang-Solo di Jateng (swasta) 72,64 km
  11. Tol Solo-Ngawi Segmen Karanganyar-Ngawi (swasta) 69,20 km
  12. Tol Ngawi-Kertosono segmen Saradan-Kertosono (pemerintah) 37,50 km
  13. Tol Ngawi-Kertosono Segmen Ngawi-Saradan (swasta) 49,50 km
  14. Tol Kertosono-Mojokerto di Jatim (swasta) 40,50 km
  15. Tol Mojokerto Surabaya di Jatim (swasta) 36,27 km
  16. Tol Pandaan-Malang di Jatim (swasta) 37,62 km
  17. Tol Balikpapan Samarinda di Kaltim (pemerintah) 99 km
  18. Tol Batam Bandara Hangnadim (PBAS) 25 km
  19. Tol Bakauheni-Lampung-Terbanggi besar Trans Sumatera (swasta) 150 km
  20. Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai Trans Sumatera (swasta) 136 km
  21. Tol Manado-Bitung di Sulut (pemerintah dan swasta) 39 km
  22. Tol Palembang-Sp. Indralaya Trans Sumatera (swasta) 22 km
  23. Tol Medan-Kualanamu-Lb Pakam di Sumut (pemerintah) 17,8 km
  24. Tol Lb Pakam-Tebing Tinggi di Sumut (pemerintah dan swasta) 43,9 km
  25. Tol Medan-Binjai di Sumut (pemerintah dan swasta) 16 km

Total panjang 25 ruas ini mencapai 1.380 km, namun target pemerintahan Jokowi hanya menyelesaikan sepanjang 1.000 km. Tahapannya pada 2015 terbangun 180,91 km, 2016 terbangun 177,59 km, 2017 terbangun sepanjang 158,63 km, pada 2018 terbangun 288,38 km, dan sepanjang 2019 sepanjang 194,38 km.

“Tol Trans Sumatera Fase 1 beroperasi pada 2019, sedangkan fase lainnya pada tahap persiapan penyusunan dokumen FS/basic design/ROW Plan, AMDAL, LARAP, DED dan pengadaan tanah,” jelas dokumen Bappenas.

Sedangkan untuk jaringan Tol Trans Jawa dan Non Tol Jawa ditargetkan selesai seluruhnya pada 2019 di akhir pemerintahan Jokowi.

Sumber : Detik.com

Check Also

Pemerintah Aceh Dukung  Sistem Gerakan Pembayaran Nasional

Humas Aceh | 22 Okt 2018 Banda Aceh – Pemerintah Aceh mendukung Sistem Gerbang Pembayaran …