Home / Berita Terbaru / Pemerintah Aceh Gelar Temu Ramah Dengan Jaksa Agung

Pemerintah Aceh Gelar Temu Ramah Dengan Jaksa Agung

Banda Aceh | 27-05-2015

Besok, Jaksa Agung Hadiri Wisuda Siswa di Sekolah Sukma Pidie

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menggelar temu ramah dan silaturrahmi dengan Jaksa Agung Republik Indonesia, H M Prasetyo. Kegiatan yang dirangkai dengan jamuan makan malam itu digelar di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, (Selasa, 26/5/2015).

Tiba di Meuligoe pukul 20:40 WIB, Jaksa Agung disambut oleh Asisten III Setda Aceh, Kapolda Aceh serta seluruh Kepala SKPA dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimda) Aceh. Selanjutnya, H M Prasetyo disambut secara adat dengan di Peusijuek (Tepung Tawar-red) oleh Wakil Ketua Majelis Adat Aceh, Abdurrahman Kaoy.

Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah dalam sambutan singkatnya yang dibacakan oleh Asisten III Setda Aceh, Muzakar A Ghani menyatakan sangat menyambut baik kunjungan dari Jaksa Agung ke daerah paling barat Indonesia ini.

“Semoga kunjungan ini semakin menambah semangat kami untuk terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga menyampaikan tentang perkembangan dan situasi terkini Aceh kepada kepada Jaksa Agung. “Situasi Aceh saat ini kondusif walaupun ada sedikit problem-problem. Situasi kondusif ini sangat mendukung terlaksananya program-program pembangunan di Aceh”

Zaini menambahkan, dalam pelaksanaan pembangunan, langkah penegakan hukum bisa dijadikan sebagai kontrol dan pengarah agar pembangunan tersebut bisa berjalan dengan cepat dan tepat sesuai dengan yang diharapkan.

Gubernur juga menjelaskan, bahwa Kejati Aceh dibawah kepemimpinan Tarmizi SH, berjalan cukup baik dan sangat memuaskan. Zaini mencontohkan, beberapa waktu yang lalu, Kejati Aceh telah membentuk Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgasus P3TPK).

“Keberadaan Satgasus tersebut tentu saja sangat mendukung langkah Pemerintah Aceh dalam menjalankan program reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik,” terang Gubernur.

Tidak hanya sebatas tindakan hukum, lanjut Gubernur, Kejati Aceh juga aktif melakukan sosialisasi hukum kepada berbagai kalangan, baik itu di pemerintahan organisasi pemuda, partai politik dan sejumlah organisasi lainnya. Gubernur berharap agar sosialisasi tersebut dapat terus dilanjutkan di masa yang akan datang.

Gubernur menambahkan, terkait koordinasi dengan pimpinan daerah, Kejati Aceh, Pemerintah Aceh, Kodam Iskandar Muda dan Polda Aceh, dalam beberapa hal tertentu selalu saling berkoordinasi, diantaranya adalah dengan melaksanakan rapat Forkorpimda.

“Bahkan dalam momen tertentu, keempat lembaga ini juga melaksanakan upacara bersama sebagai simbol dari kerjasama antar lembaga. Kerjasama yang kami lakukan bukanlah untuk saling mempengaruhi kewenangan masing-masing, tetapi berkoordinasi dalam masalah penegakan hukum, stabilitas keamanan, ketentraman dan ketertiban dalam upaya melestarikan perdamaian.”

Lebih lanjut Gubernur juga berharap agar kunjungan Jaksa Agung ke Aceh dapat memberi motivasi kepada Kejati Aceh untuk lebih meningkatkan kerjasama dengan jajaran Forkorpimda, sehingga visi penegakan hukum dan penguatan perdamaian di Aceh dapat berjalan sesuai dengan harapan semua pihak.

“Kami percaya, perdamaian dan penegakan hukum yang baik akan semakin mendorong pembangunan yang efektif. Disinilah peran kejaksaan menjadi sangat penting sebagai salah satu pilar penegakan hukum,” pungkas Gubernur.

Besok, Jaksa Agung Hadiri Wisuda Siswa di Sekolah Sukma Pidie

Sementara itu, mengakhiri berbagai kegiatan pada rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus kunjungan pertamanya di Bumi Serambi Mekah ini, besok (27/5) Jaksa Agung direncanakan akan menghadiri undangan pelaksanaan wisuda siswa-siswi di Sekolah Sukma bangsa yang berada di Kabupaten Pidie.

Sebagaimana diketahui Sekolah Sukma Bangsa adalah sekolah yang dibangun oleh Media Group, pasca bencana Tsunami 10 tahun silam.

Diawal sambutannya, Jaksa Agung menyhampaikan rasa terima kasihnya terhadap sambutan akrab dan penuh keramahan dari masyarakat Aceh. Sehingga dalam kunjungan perdananya ke Aceh ini, H M Prasetyo justru merasa seperti berada di rumah sendiri.

“Saya berdiri disini dengan perasaan sangat bahagia, dan saya merasa seperti sudah menjadi warga Aceh,” ujar Jaksa Agung.

Dalam kesempatan tersebut Jaksa Agung juga menyambut baik pembangunan Waduk Krueng Keuruto di Aceh Utara. Bila selesai, waduk tersebut akan mampu mengairi ribuan hektar sawah di empat kabupaten disekitarnya.

“Saya mengajak semua pihak untuk mengawasi dengan baik proses pembangunan waduk tersebut, sehingga dapat selesai dengan cepat dan baik sesuai dengan yang kita harapkan.

Kajati menambahkan, di masa depan depan banyak hal yang akan dilaksanakan bersama, untuk itu sinergitas antar lembaga menjadi hal sangat penting.

“Keberadaan Kejaksaan adalah untuk mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan segenap program yang dilaksanakan ditempat ini demi memajukan bangsa dan negara,” pungkas Jaksa Agung.

Pada Kunker ke Aceh ini, H M Prasetyo juga didampingi oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Asisten Umum Jaksa Agung.

Check Also

Pemerintah Aceh Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

SURABAYA – Pemerintah Aceh berhasil meraih predikat “Baik” terkait penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur …